RDP dengan Brida, Komisi V DPRD NTB terima Laporan Mekanisme program Beasiswa

Mataram, Talikanews.com – Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) dengan Komisi V DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin 19 September 2022, berjalan alot.
RDP tersebut fokus membahas program Beasiswa khususnya mengenai kejelasan proses atau tahapan rekrutmen penerima beasiswa stimulan unggulan (BS-U) tahun 2022, kaitan juklak dan juknis.
Pada kesempatan itu, Kepala BRIDA NTB Wirawan Ahmad memaparkan secara jelas terkait beasiswa. Dalam proses pelaksanaan beasiswa semua berlandaskan ketentuan yang ada, mengutamakan sikap transparan dan akuntabel. “Tahap pertama, telah dilakukan seleksi administrasi selama bulan Juli,” ungkapnya.
Mengenai pengumuman seleksi tahap I, yaitu 1 Agustus 2022. Kemudian tahap II seleksi wawancara mulai dari 8-14 Agustus 2022. Dan pengumuman lulus sertifikasi pada tanggal 21 September 2022.
“Jumlah pendaftar BS-U, yaitu mencapai 5.416 orang. Total peserta lulus seleksi tahap I seleksi administrasi sebanyak 3.154 orang. Mereka terdiri 106 peserta jenjang D1-D2, jenjang S1 2.493 peserta, jenjang S2 439 peserta dan jenjang S3 116 peserta,” jelas Wirawan Ahmad.
Adapun parameter penilaian seleksi BS-U 2022 antara lainnya, kelengkapan administrasi, besaran SPP, prestasi akademik, prestasi non akademik hingga IPK dan lainnya.
Oleh karenanya, mantan Kepala BPKA Sumbawa itu menyatakan, pengelolaan program beasiswa NTB dilaksanakan dengan prinsip profesional, transparan dan akuntabel.
“Proses pelaksanaan beasiswa dari pendaftaran, seleksi administrasi, wawancara sampai dengan pengumuman dilaksanakan sistematis sesuai dengan juknis yang ditetapkan,” tutur Wirawan Ahmad.
Setelah mendengar pemaparan Kepala BRIDA NTB, Ketua Komisi V DPRD NTB, Lalu Hadrian Irfani menegaskan, berarti tidak ada persoalan terkait beasiswa.
“Tidak ada persoalan mendasar. Mereka (BRIDA NTB bekerja) profesional. Semua clean and clear,” ujarnya.
Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTB tersebut mengaku telah menerima adanya beberapa laporan bahwa proses pelaksanaan beasiswa NTB tidak transparan.
Terlebih lagi adanya anggapan bahwa beasiswa hanya diperuntukan bagi kalangan/golongan tertentu saja. “Tapi setelah kami (Minta BRIDA NTB) klarifikasi, mereka melaksanakan rekrutmen sesuai dengan juklak juknis,” ujarnya.
Artinya lanjut Lalu Ari, anggapan itu tidak benar dan tidak terbukti. Jadi Insya Allah, dalam waktu dekat BRIDA akan mengumumkan penerima BS-U tahun 2022 secara terbuka.
Dikesempatan yang sama, anggota DPRD NTB Lalu Budi Suryata mengapresiasi kinerja BRIDA yang mengutamakan sikap transparan dan akuntabel. Terutama dalam pelaksanaan beasiswa NTB.
Penerapan persyaratan minimal IPK, dinilainya sudah bagus dan memang harus dipenuhi. Oleh karenanya, kedepan BRIDA diharapkan menjadi contoh yang baik.
“BRIDA harus berikan contoh yang tepat. Kami harap kedepan BRIDA menjadi terdepan dalam transparansi,” demikian Legislator Udayana asal Dapil V Sumbawa-Sumbawa Barat tersebut. (TN-red)





