Gubernur NTB Minta para Penguasaan gunakan Nurani dan Berikan Solusi dalam Menata para PKL

Lombok Barat, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah menghadiri rapat koordinasi wilayah Pedang Kaki Lima (PKL), di Lombok Barat. Ditegaskan Gubernur, dalam melaksanakan aturan Pemerintah, salah satunya untuk menjaga keindahan kota dari teman-teman yang melakoni perannya sebagai Pedagang Kaki Lima (PKL). Maka ketika melakukan penertiban harus diberikan alternatif solusi terbaik bagi para PKL.
Dikatakan Gubernur, yang berkuasa memegang jabatan bukan pada posisi sederhana. Misalkan di Tanah Abang susah kendaraan bisa jalan. Betul-betul PKL itu melampaui batas normal, bahu jalan yang tidak diperbolehkan juga dimanfaatkan berjualan.
Oleh karena itu, yang berkuasa dengan aturan harus tetap punya nurani mempertimbangkan teman-teman yang melakoni peran sebagai PKL. Tetapi pada saat yang sama, ada aturan juga yang membuat sama-sama menikmati apalagi NTB yang di cintai ini.
“Seperti nyanyian musikalisasi tadi, kami bukan mau digusur tetapi kita mau diarahkan dan dibina. Mudah-mudahan, Rakorwil kali ini bisa memberikan suatu alternatif solusi. Kedepannya PKL bisa dibantu, diarahkan, dan dibina sehingga menjadi tuan rumah ditanahnya sendiri,” kata Gubernur
Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Abdul Majid mengatakan akan terus bersama-sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTB untuk bersinergi.
“Mudah-mudahan dalam Rakorwil DPW APKLI bisa memberikan solusi terbaik sehingga perlu melakukan pemberdayaan terhadap PKL untuk dibina dan diarahkan,” cetusnya.
Mengingat dari waktu ke waktu, kata Majid para PKL terus menjamur dimana-mana. Karena itu merupakan pintu rezeki sebagai satu-satunya sumber pencaharian bagi mereka untuk menghidupi keluarganya. (TN-red)





