Menparekraf: MXGP masuk agenda Event Nasional, Tahun 2023 bakal Digelar di Lombok dan Sumbawa

Sumbawa, Talikanews.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pemerintah pusat akan menjadikan MXGP, WSBK dan MotoGP dalam agenda event nasional.

Sandiaga Uno sangat mengapresiasi langkah Gubernur dan pemerintah provinsi NTB dalam percepatan pemulihan ekonomi dan pariwisata NTB dan Indonesia dengan menggelar beberapa event nasional bahkan internasional.

“NTB sudah menarik perhatian dunia. Sejak MotoGP dan WSBK kemarin, MXGP akan menjadi event yang mendukung sport tourism didukung sepenuhnya oleh pemerintah pusat,” kata Sandiaga Uno, di Sirkuit MXGP Samota, Sumbawa, Minggu 26 Juni 2022.

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah, menyampaikan, event MXGP ini akan dilangsungkan lima tahun sesuai kontrak penyelenggaraan MXGP di NTB. Tahun 2023 rencananya akan digelar dua seri di Samota, Sumbawa dan sirkuit Lantan, Loteng.

“Seri tahun 2023, di Sirkuit 459 Lantan Lombok dan Samota Sumbawa,” tegas Gubernur.

Sircuit MXGP Samota-Sumbawa yang memiliki panjang 1,8Km itu meliputi up and down, cross down, up hill dan down hill yang terbilang ekstrem.

Bahkan tikungan pertama langsung menawarkan sensasi tersendiri dan menjadi kesempatan pertama bagi pebalap untuk merangsek ke posisi terdepan.

Sirkuit MXGP Samota Obcycle-nya luar biasa. Ada double, table top, whoops, dragon back, step up, step down, dan rollers juga ada. Kemudian camel dan lain sebagainya bakal membuat balapan menjadi seru.

Double memiliki arti trek ini memiliki bagian punuk atau lompatan besar berturut-turut. Table top adalah gundukan tanah yang tinggi dan cenderung datar pada bagian atas. Kondisi tersebut akan membuat pebalap terjun untuk melintasi rintangan selanjutnya.

Ada juga whoops yang berarti sirkuit memiliki beberapa gundukan kecil dan banyak yang bisa mempercepat laju motor. Sementara dragon back yakni pada lintasan terdapat rintangan seperti punggung naga yang diujungnya ada di ketinggian dan diakhiri sebuah tanjakan untuk melakukan lompatan kecil.

Lalu step up biasanya menempel dengan table top dan tidak curam. Sebaliknya, step down ada setelah table top. Di sirkuit ini ada juga rollers yang merupakan sedikit bagian dari trek yang menyerupai bukit-bukit kecil.

Sedangkan Sirkuit 459 Lantan ini memiliki 18 tikungan. Dengan 7 tikungan ke kiri dan 11 tikungan ke kanan. Selain itu, panjang trek Sirkuit Motor Cross 459 Lantan capai 1,7 kilometer dan dibangun di lahan eks lahan Hak Guna Usaha PT Trisno Kenangan yang dikelola Pemda Lombok Tengah di atas lahan seluas 64 hektar. (TN-red)

Related Articles

Back to top button