Dukung Loteng jadi Pusat Paralayang Dunia, Isvie : Akan Jadikan Spot Wisata Dirgantara Dilengkapi Villa

Mataram, Talikanews.com – Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda mendukung Kabupaten Lombok Tengah sebagai pusat penyelenggaraan Paralayang Dunia, yang akan diselenggarakan tanggal 23-25 Agustus 2022, lokasi di Tampah Hill, Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat.

Politisi Partai Golkar NTB ini bahkan berjanji akan jadikan Sky Lancing Paragliding yang luasnya sekitar 50 hektare itu sebagai sentral spot wisata Dirgantara dilengkapi akomodasi seperti Villa dan spot – spot foto.

“Karena akan dijadikan sebagai sentral sport Dirgantara, beberapa waktu lalu, ada tim dari Markas Besar TNI AU meninjau lokasi untuk rencana peresmiannya,” kata Isvie Rupaeda, Minggu 26 Juni 2022.

Dikatakan Isvie, untuk memuluskan rencana Loteng pusat Sky Paragliding Dunia, membutuhkan peran serta masyarakat mendukung dalam hal menjaga keamanan.

Mengenai Villa lanjut Isvie, ada investor yakni Baiq Ida Farida siap membangun sarana akomodasi seperti Villa dan spot foto, sebagai obyek wisata baru.

“Tampah Hill ini akan dijadikan obyek wisata baru di Mandalika, karena akan di bangun beberapa vill adan spot-spot foto,” tuturnya.

Terkait hal itu, Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri menyambut baik rencana TNI AU yang akan buat kegiatan paralayang kelas dunia tersebut.

“Saya juga sudah meminta Asisten untuk koordinasikan dengan Danlanud, Pengurus Paralayang supaya menyiapkan kebutuhan dan membagi tugas dengan Lanud,”ujar Bupati.

Pada prinsipnya lanjut Bupati, Pemda sangat mendukung kegiatan tersebut untuk itu dan kegiatan ini harus sukses karena kegiatan bersama.

Menurut Bupati, lokasi Lancing Tampah Hill ini, kalau ini di bumingkan maka titik titik destinasi yang lain akan ikut terpromosi. Lancing Tampah Hill memang sangat cantik, dan jadi pusat Paralayang dunia.

“Ini harus sukses, ini kegiatan kita bersama, suksesnya TNI AU suksesnya kita, makanya segala kekurangan pada tahun sebelumnya kita perbaiki,” katanya.

Sementara itu, Kolonel Pnb. Agung Sasongkojati, Paban 2 Spot Dirga Mabes TNI AU mengatakan kegiatan yang akan dilaksanakan ini berskala Nasional dan Internasional.

Ia memaparkan alasan memilih Lombok Tengah, karena pesona Mandalika menjadi rising star Indonesia. Mandalika telah menjadi magnet dunia untuk event-event internasional dan nasional karena itu TNI AU menilai Loteng layak sebagai pusat paralayang dunia dengan keindahan pantai dan bukitnya.

“Saya sedikit tau tentang Lombok umumnya dan Kabupaten Lombok Tengah khususnya, daerah ini memiliki peluang besar untuk kegiatan Paragliding ini kedepan, tinggal dikelola dengan baik dengan visi misi yang baik maka pasti akan maju,” jelasnya.

Agung menuturkan kegiatan paralayang TNI AU tahun lalu digelar di Batam dan sebelumnya di Kabupaten Ende Provinsi NTT. Paralayang adalah olahraga wisata adventure karena itu olahraga ini mempunyai nilai tambah karena selain sebagai wahana olahraga, juga wahana wisata.

“Di Turki Balon terbang, jadi destinasi wisatanya mahal. Kenapa tidak di Indonesia Paralayang jadi wahana wisata andalan di Lombok Tengah,” ujarnya.

Di Kabupaten Lombok Tengah sendiri memiliki banyak spot Paragliding diantaranya di Torok Aik Blek, Areguling dan Lancing. Namun dari sekian spot yang ada, Lancing adalah spot terbaik yang ada di Indonesia.

“Tempat loncat terbaik mengalahkan Bali. Pantai masa depan untuk paralayang dan kedepannya akan kita jadikan spot pusat Paralayang Dunia secara permanen,” ujarnya

Tujuan kegiatan ini kata Agung, untuk menggiatkan kegiatan Dirgantara termasuk mempromosikan wisata agar masyarakat tertarik akan dunia Dirgantaraan.

Di satu sisi, Danlanud ZAM Rembiga Kol. Pnb. Kargono, sangat berterimakasih atas dukungan penuh dari Pemda Lombok Tengah dan pihak lainnya seperti Ketua DPRD NTB.

Danlanud mengaku terharu dengan semangat Bupati Lombok Tengah yang ingin melihat kegiatan ini sukses. “Memang luar biasa Bupati Lombok Tengah, beliau sangat bersemangat, terima kasih ya pak Bupati,” tutupnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button