Sukseskan MXGP Samota, Dishub NTB Rakor Kesiapan sektor Perhubungan dengan Stakeholder

Mataram, Talikanews.com – Menjelang pelaksanaan kejuaraan MXGP Samota, di Kabupaten Sumbawa, NTB tanggal 24 – 26 Juni 2022 mendatang. Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar rapat koordinasi sektor perhubungan demi mensukseskan event motocross dunia, khususnya rekayasa lalulintas.

Rakor itu di hadiri stakeholder Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota, Kepolisian, ASDP, Organda dan pihak-pihak terkait yang berlangsung di Mataram, Senin 20 Juni 2022.

Kepala Dinas Perhubungan NTB, H L Moh Faozal mengatakan, rakor ini untuk memastikan rekayasa lalulintas Laut, Darat dan Udara pada event MXGP, agar tidak terjadi kesalahan seperti event-event sebelumnya.

“Kita sudah siapkan 40 unit shuttle bus untuk mengangkut penonton secara gratis. Kemudian ada 185 unit moda ASK yang bisa dimanfaatkan oleh penonton, dengan tarif Rp 400 ribu dari Poto Tanu,” katanya.

Ada juga Kapal terapung KRI Banjarmasin yang menyediakan kamar peristirahatan penonton yang sudah memegang tiket, yang diberikan secara gratis. Kapal itu akan tiba di NTB pada hari Selasa 21 Juni, pukul 16.00 wita di pelabuhan badas dan akan stay selama 5 hari.

“Intinya, mari kita suskeskan event MXGP ini. Event ini akan berjalan sesuai harapan ketika didukung oleh semua pihak,” ungkap Faozal.

Yang jelas lanjutnya Dinas Perhubungan sudah menyediakan akomodasi Laut yakni 27 Kapal siap standby 24 jam, 2 unit kapal cepat, jam operasional disesuaikan request penumpang. Untuk jalur Udara, memastikan pesawat Nam Air dari Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa – Jakarta, untuk kepulangan pembalap dan kru, termasuk memastikan logistik MXGP sudah tiba di Sirkuit.

Dinas Perhubungan dan Stakeholder lainnya sudah menghitung jumlah kendaraan dan jalur Samota sebagai jalan utama keluar masuk. Kemudian jalan Mapis dan jalan penyaring alternatif antisipasi kemacetan.

“Boleh masuk bawa kendaraan pribadi, selama memegang tiket dan jumlah kendaraan terbatas, kalau tempat parkir sudah, maka disarankan memarkir kendaraan di luar dilokasi yang sudah ditentukan.

Sementara itu, Komandan Lapangan MXGP Samota, Ir H Ridwan Syah menegaskan, rekayasa Lalulintas MXGP sangat penting karena, dari pengalaman event MotoGP ada beberapa kekurangan dan kekurangan itu untuk bersama-sama perbaiki, mudahan di MXGP tidak terjadi sesuatu hal di luar prediksi seperti pada event MotoGP.

Menurut Ridwan Syah, 4 hari menjelang kejuaraan sangat pendek. Banyak orang tidak percaya akan kejuaraan MXGP bisa terlaksana di Sumbawa. Termasuk diri pribadi, namun faktanya 30 ton Logistik sudah datang di bawa melalui jalur darat yang mendapat pengawalan dari kepolisian.

“Artinya Logistik clear dan clean, tinggal pelaksanaan tanggal 24-26 Juni mendatang,” tuturnya.

Ridwan Syah menambahkan, kesiapan di Lapangan sudah 100 persen, sehingga tanggal 24 Juni akan ada proses homologasi oleh FIM. Pada tanggal 25 Juni pra kualifikasi dan tanggal 26 Juni final. Event itu akan dimeriahkan oleh atraksi Jupiter Akrobatik oleh TNI AU yang akan menghiasi langit Badas Sumbawa.

Gubernur NTB, melalui Asisten II Setda Provinsi Nusa Tenggara Barat, H Husni menyampaikan pesan khusus pak Gubernur kaitkan lalulintas saat event digelar. “Jangan ada velah kendaraan yang kurang baik, segera diperbaiki dan diatur sebaik mungkin agar tidak terjadi kesalahan teknis,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button