Lombok Travel Mart 8 Tawarkan Infinite Mandalika, Forecast Revenue Diperkirakan Rp 50 Miliar

Mataram, Talikanews.com – Lombok Travel Mart 8 tawarkan wisata berkelanjutan dan tidak terbatas (Infinite Mandalika) mulai tanggal 21 – 23 Juni 2022. Kegiatan LTM 8 ini mengundang 150 buyer domestik dan internasional, selain itu juga akan dihadiri 50 seller dari Nusa Tenggara Barat, sehingga diperkirakan forecast revenue bisnis atau pendapatan diperkirakan sebesar Rp 40 – 50 Miliar per tahun.
“Kegiatan LTM ini didukung Dep. Pemasaran Regional 1 Kemenparekraf, Pemprov.NTB, Lombok Barat, Lombok tengah, ITDC/MGPA, Desa wisata binaan ASPPI, pengusaha dan pelaku pariwisata yang ada di NTB, yang mengedepankan protokol kesehatan,” ungkap Ketua Panitia LTM 8, Muhammad Isnaini, saat konferensi pers, Kamis 16 Juni 2022 di Mataram.
Isnaini menjelaskan, konsep LTM 8 ini yakni wisata berkelanjutan (sustain) yang merupakan side event sukseskan MXGP yang akan digelar tanggal 24 – 26 Juni di Sirkuit Samota, Sumbawa.
Dikatakan Isnaini, LTM ini merupakan annual event DPD ASPPI NTB (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia). Dimana LTM ini dimulai sejak tahun 2014, dan sudah dipercaya oleh lebih dari 1179 buyer domestik serta mancanegara.
“Kita akan mempromosikan potensi alam, budaya, atraksi sosial, hingga kearifan lokal desa wisata yang akan menjadi pilar pariwisata berkelanjutan. Event Lombok dikemas dalam tiga hari, dimana yang menarik dalam kegiatan ini diantaranya adalah peserta akan diajak inspeksi langsung ke area Sirkuit Mandalika, dan mengunjungi desa wisata di Lombok Tengah dan Lombok Barat dengan segudang potensi alam dan budaya, yang menjadi salah satu produk wisata berkelanjutan serta destinasi potensial dan heritage di Kota Mataram yang merupakan Hasil binaan dan pendampingan ASPPI dalam prorgam pendampingan SDM Desa Wisata program Kemenparekraf RI yang bebarapa waktu lalu dilaksanakan ASPPI,” tuturnya.
Isnaini menambahkan, ada beberapa point manfaat yang didapatkan oleh peserta yang mengikuti kegiatan ini, pertama silaturahmi, hampir tiga tahun melewati masa pandemi Covid-19, dimana kegiatan pariwisata sangat dibatasi. Dengan berangsur membaiknya keadaan, kondisi pariwisata mulai pulih dan event ini bisa menjadi ajang silaturahmi bersama teman serta rekan sejawat. Kemudian membangun jaringan, dengan event ini tentunya bisa memperluas relasi, sebab bisnis travel sangat berkaitan erat dengan jaringan (networking). Terakhir update objek wisata, perkembangan pariwisata Lombok beberapa tahun belakangan ini mengalami kemajuan yang cukup signifikan. Tidak hanya icon Sirkuit Mandalika, namun banyak sekali objek wisata baru yang menarik beragam kalangan.
Sekilas Tentang Infinite Mandalika Lombok Travel Mart 8 kali ini mengusung tema “Infinite Mandalika” yang berarti wisata berkelanjutan serta tidak terbatas (infinite) sesuai dengan penetapan Mandalika sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas (DSP).
Kegiatan LTM ini akan mengajak para peserta melihat keindahan daerah Mandalika dari dekat, termasuk melihat secara langsung Sirkuit MotoGP beserta fasilitas-fasilitas pendukungnya.
“Forecast Revenue bisnis yang di targetkan LTM 8 memiliki perkiraan transaksi sebesar 40-50 M/tahun. Kami berharap Event ini dapat kembali menjadi semangat untuk bangkitnya Pariwisata NTB,” harapnya.
Disatu sisi, Ketua DPD ASPPI NTB, Badrun menambahkan, mulai tanggal 21 – 23 Juni mendatang sekitar 47 buyer aka eksten, kemudian 50 buyer oversis yang beroperator di Malaysia, sedangkan Thailand 16 buyer dan beroperator disana.
“Ada 75 operator seluruh Indonesia, akan datang tanggal 21 Juni m mendatang. Yang paling dominan di LTM ini yakni buyer Malaysia, mereka sangat konsen menjual wisata Lombok. Kami yakin saat gelar table top, teman hotel pasti ikut mendukung,” ungkapnya.
Mengenai side event MXGP Samota, menggunakan sistim one day trip dikarenakan kekurangan akomodasi di Sumbawa. (TN-red)





