Gubernur NTB minta Kepala Sekolah Jadi Figur Teladan, Ini Pesan untuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan?

Lombok Timur, Talikanews.com – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, melepas Calon Jamaah Haji (CJH) di Lingkungan keluarga besar Dikbud Lombok Timur, di halaman Kantor Cabang Dinas Dikbud Lotim. Gubernur meminta dan berpesan agar kepala sekolah mampu menjadi figur yang menghadirkan ketauladanan sehingga dicintai oleh guru dan bawahannya.
Gubernur juga menekankan kepada Dikbud NTB tidak hanya mengurus SMA/SMK sederajat, namun, tanggung jawabnya mengurus seluruh tingkat pendidikan dari SD hingga SMA.
“Tidak boleh ada dikotomi, untuk membedakan wewenang tugas Kabupaten/Kota atau Kemenag, karena pemdidikan tidak akan maju kalau ada pengkotakan seperti itu,” tegasnya didepan Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmi, di acara halal bi halal.
Guneeu kembali meminta kepala sekolah di Lombok Timur, harus dapat menjadi sosok atau figur yang mampu mengayomi bawahannya, sehingga dicintai oleh bawahannya atau muridnya.
Gubernur menjelaskan indikator utama seorang kepala sekolah maupun seorang guru, bukan karena prestasi dan berbagai penghargaan dari daerah hingga pusat. Oleh karenanya Gubernur mengajak jajaran Dikbud NTB untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Lombok Timur mulai dari Kadis, KCD, hingga kepala sekolah harus membangun sinergi dan koordinasi dengan Kemenag dan Kabupaten/Kota untuk memajukan dunia pendidikan di Lombok Timur dan seluruh NTB.
Bupati Lombok Timur H. M. Sukiman Azmi mengingatkan kepada jajaran Dikbud yang akan melaksanakan ibadah haji untuk tetap membawa semangat beribadah haji, saat kembali ketengah masyarakat.
“Kebiasaan rajin kemasjid, rajin bersedakan dan berdo’a, maka kembalinya ke tanah air, harus melakukan hal yang sama,”kata Bupati.
Bupati juga berpesan agar untuk terus menjaga tali silaturahmi dan saling memaafkan diantar sesama. “Senantiasa mengikuti perintah Allah SWT dan ajaran Rasul Nabi Muhammad SAW,”pesan Bupati.
Terkait hal itu, Kadis Dikbud Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqon mengucapkan selamat kepada keluarga besar jajaran Dikbud Lotim yang akan menunaikan ibadah haji.
Aidy Furqon memaparkan tugas berat Dikbud kedepan adalah meningkatkan Indek Pembangunan Manusia di wilayah NTB. “Salahsatu cara untuk meningkatkan IPM adalah mulai dari kelas atau sekolah,”kata Aidy Furqon.
Untuk itu, melalui kurikulum merdeka belajar yang digagas Kemendikbud RI, ada tiga hal yang harus dituntaskan oleh jajaran pendidikan.Diantaranya, angka droup out atau kelulusan siswa, kedua angka putus sekolah , dan ketiga anak tidak sekolah.
“Maka persoalan ini harus dapat diatasi dan dicarikan jalan keluarnya, untuk meningkatkan kualitad pendidikan dan IPM di NTB,”tutup Kadis Dikbud. (TN-red)





