Pertumbuhan Perekonomian Membaik dan Inflasi di NTB Stabil, Gubernur Apresiasi Kinerja TPID

Mataram, Talikanews.com – Pertumbuhan perekonomian dan inflasi di Nusa Tenggara Barat cukup stabil. Hal itu membuat Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah apresiasi kinerja TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) yang terus menjaga pertumbuhan ekonomi serta menjaga kestabilan inflasi.

Menurutnya Gubernur, pertumbuhan ekonomi di Provinsi NTB semakin membaik, baik dalam hal kuantitatif dan kualitas.

“Terimakasih saya ucapkan kepada TPID Provins NTB dan Kabupaten/Kota yang telah memastikan semuanya dapat dikendalikan dengan baik. Kita patut bersyukur karena Provinsi NTB saat ini pertumbuhan ekonominnya semakin bagus tidak hanya kuantitas namun juga kualitasnya,” katanya di acara High Level Meeting TPID, Rabu 27 April 2022.

Dikatakan Gubernur, dalam hal mengendalikan inflasi di daerah jelang Hari Raya Idul Fitri, Pasar Tani merupakan salah satu contoh yang tepat.

“Dengan adanya Pasar Tani di seluruh daerah, nantinya kita mampu mengendalikan inflasi terutama pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri nanti,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) NTB, Heru Saptaji, memaparkan inflasi di Provinsi NTB semakin membaik . Terlihat dari pergerakan inflasi pada bulan Maret dan April.

“Pada bulan Maret Inflasi berada pada 0,97 persen (mtm), proyeksi Bank Indonesia pada bulan April hingga minggu ke III terdapat kecenderungan menurun sehingga kita melihat akhir bulan April nanti Inflasi akan berada pada kisaran 0,49% hingga 0,59 persen (mtm). Artnya jauh lebih baik daripada bulan Maret 2022,” tuturnya.

Menurutnya, hal positif tersebut terjadi dikarenakan salah satunya adalah kerja sama dan koordinasi yang baik antara TPID Provinsi NTB, TPID seluruh Kabupaten/Kota se-NTB dan stakeholders yang terlibat.

“Terimakasih dan apresiasi saya ucapkan terhadap TPID Provinsi, Kabupaten/Kota dan seluruh stakeholders yang terlibat. Sehingga kita bisa dapat mengendalikan Inflasi di Provinsi NTB,” ungkapnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button