Sirkuit Motocross Loteng di Launching Bulan Mei, Tujuh Pembalap Dunia akan Hadir

Lombok Tengah, Talikanews.com – Sirkuit Motocross yang ada di Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, akan di launching pada bulan Mei. Tepatnya bersamaan lebaran Ketupat, akan dihadiri Tujuh pembalap Dunia.

Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri menyampaikan, proses pengerjaan pembangunan sirkuit motocross itu sudah lebih 95 persen.

“Dalam waktu 3 – 4 hari kedepan, sirkuit motocross itu sudah selesai dikerjakan. Pasca itu, kita akan tempatkan anggota Satpol-PP untuk berjaga disana, menjaga keamanan supaya apa yang sudah ada disana tetap terjaga hingga kegiatan launching,” ungkapnya saat safari ramadan di kecamatan Batukliang, Selasa 19 April 2022.

Dikatakan Pathul Bahri, keberadaan Sirkuit motocross ini semata-mata untuk kemaslahatan masyarakat. Bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Contoh, keberadaan Sirkuit MotoGP di bagian selatan Loteng, banyak mendatangkan manfaat, para UMKM hanya menjual Mie rebus selama 3 hari, bisa mendapat keuntungan mencapai Rp 20 juta.

“Ini contoh kecil, terlebih nantinya di Loteng bagian Utara. Ketika para UMKM kreatif maka bisa sejahtera, dengan menyiapkan kebutuhan tamu yang akan datang menonton balap cross tersebut,” katanya.

Dijelaskan Bupati, jadwal Kejuaraan Nasional (Kejurnas) motorcross di Sirkuit Lantan sudah keluar, event akan digelar tanggal 6 November 2022 mendatang.

“Sirkuit itu dibangun diatas lahan seluas 15 hektare, 3 – 4 hari kedepan pengerjaannya tuntas,” ujarnya.

Bupati memaparku alasan membangun sirkuit motorcross di wilayah utara untuk menyeimbangi pembangunan di wilayah bagian utara dan selatan. “Sirkuit itu bisa membuat pergerakan ekonomi di Lombok Tengah semakin tumbuh,” kata Pathul.

Menurut Pathul dalam event Kejurnas motorcross ini diperkirakan jumlah penonton yang akan datang sekitar 60 ribu orang, membutuhkan makan, minum dan penginapan.

Tidak menutup kemungkinan event Kejurnas motorcross yang akan di selenggarakan di Loteng ini akan menjadi event bergengsi di tingkat Asia kedepan,” tutup Pathul.

Estimasi biaya pembangunan sirkuit tersebut mencapai Rp 12 Miliar. “Memang pembangunan sikruit ini tidak membutuhkan pembangunan fisik yang banyak, tetapi kita harus gerak cepat mengingat jadwal event sudah keluar,,” pungkasnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button