Pengurus DPD Demokrat NTB dan DIY Resmi di Lantik, Ini Pesan Ketua Umum

Lombok Barat, Talikanews.com – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Barat Indra Jaya Usman (IJU) dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Erlia Risti, periode 2022-2027 resmi di lantik secara Virtual.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), berpesan kepada Ketua DPD Demokrat yang dilantik agar kibarkan bendera petaka kebesaran Demokrat ke seluruh pelosok dan menangkan Pemilu.

“Kibarkan bendera Petaka kebesaran Demokrat ke seluruh pelosok NTB dan DIY, menangkan,” pesannya secara Virtual, Kamis 31 Maret 2022.

Pelantikan ini momentum rebut kejayaan untjk 2024 mendatang. AHY berterima kasih kepada pengurus DPD NTB yang sudah bekerja 5 tahun sebelumnya karena telah memajukan Partai Demokrat seperti TGH Mahali Fikri dan Ketua DPD Demokrat DIY Heri Sebayang.

“Kepada pengurus yang baru, pertahankan dan lanjutkan program pemimpin lama, perbaiki kekurangan,” pintanya.

Dinamika saat pemilihan pengurus lanjut AHY adalah hal biasa. Justru setelah ditetapkan kepengurusan baru, ada semangat rekonsiliasi. “Siapapun yang terpilih, mari kita dukung sepenuh hati, jaga keutuhan,” ungkap AHY.

AHY memaparkan tantangan yang akan dihadapi tahun 2024 sangat kompleks, penuh dinamika. Oleh karena itu, di instruksikan kepada semua kader Partai Demokrat supaya fokus pada perjuangan, tidak perlu euforia berlebihan, segera rapatkan barisan.

“Kita berharap ada tambahan anggota DPR dari Dapil NTB, begitu juga dengan di Provinsi, juga Kabupaten/Kota,” ujarnya, sembari menegaskan, Demokrat ada untuk semua, susunan kepengurusan sudah sangat lengkap dari berbagai kalangan.

Ketua DPD Demokrat NTB, Indra Jaya Usman (Iju), berterima kasih atas kepercyaan Ketua Umum Partai Demokat AHY khususnya kepada pengurus lain umumnya.

Iju akan membuktikan kinerja sebagai fungsionaris partai dan representasi masyarakat dengan prestasi-prestasi besar untuk kemajuan demokrat di NTB.

Dikatakan Iju, Partai demokrat adalah partai yang menyuburkan asas pancasila, ideologi nasionalis-religius, maka menjadi kader partai demokrat berarti setia pada cita-cita bangsa indonesia yang tercantum dalam naskah pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yakni melindungi segenap bangsa indonesia dan seluruh tumpah darah indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia, yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

“Seluruh usaha partai demokrat tercurahkan untuk cita-cita luhur tersebut kita memiliki keyakinan yang teguh bahwa demokrasi adalah jalan untuk mencapainya demokrasi berarti tunduk pada konstitusi sebagai jalan untuk memakmurkan rakyat, bukan menunggangi konstitusi untuk melanggengkan nafsu berkuasa,” catusnya.

Bagi Iju, setiap ancaman terhadap demokrasi harus di maknai sebagai ancaman terhadap cita-cita bangsa indonesia karena itu, harus menolak dengan tegas setiap basa-basi yang mengatasnamakan demokrasi untuk menunda pemilu 2024.

Pemilu 2024 menurut Iju adalah panggilan moral untuk memimpin negeri ini kembali, kader Demokrat akan berdiri berdamping-dampingan untuk sekali lagi memenangkan kekuasaan dan konstitusi di atas kaum kontra-demokrasi meskipun itu berarti harus menyerahkan Ketua Umum Aagus Harimurti Yudhoyono untuk memimpin bangsa ini sebagai Presiden melalui kemenangan partai demokrat pada pemilu 2024 mendatang.

Menurut Iju, AHY adalah aset terbesar partai demokrat yang memiliki jiwa kepemimpinan khas yang dibutuhkan bangsa ini. AHY adalah figur yang menampilkan keteladanan dan keutamaan melalui kerja-kerja kongkrit yang adaptif terhadap tuntutan percepatan modernisasi

“Kader-kader partai demokrat ntb didominasi oleh kader-kader muda dan generasi milenial dengan komposisi lima puluh tujuh persen berusia di bawah empat puluh tahun dan hampir empat puluh persen perempuan multi etnis, multi agama, multi golongan ini merupakan penegasan dan manifestasi ideologi partai demokrat yang nasionalis religius, inklusif dan plural,” tegasnya.

Yang jelas kata Iju, partai demokrat NTB konsisten memberi ruang bagi kaum muda dan perempuan untuk berkhidmat mengaktualisasi diri di ranah politik dan pengabdian kepada rakyat, negara dan bangsa .

“Kader-kader partai demokrat siap berkolaborasi, bersinergi, juga berkompetisi menyambut derap industrialisasi empat titik kosong dan internasionalisasi NTB mengambil peran utama sebagai motor dan katalisator bagi perputaran roda ekonomi sosial politik dan budaya, agar masyarakat NTB tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri,” kata dia.

Kader-kader partai demokrat NTB juga tidak mau terkungung dengan seruan “NTB dapat apa, Lombok dapat apa, Sumbawa dapat apa? di tengah hingar bingar gawe besar bertaraf internasional yang dihelat di tanah ini, tapi kader demokrat NTB akan mengatakan siap menghadapi segala kompetisi yang dijajakan di halaman rumah sendiri.

” Kader demokrat tidak boleh cengeng dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman, apalagi terseret arus politik identitas, melawan perubahan dengan cara sembunyi di balik tempurung lalu memprovokasi dan mengeksploitasi identitas tertentu karena ketidakmampuan berkompetisi,” tegasnya.

Ditambahkan Iju, perubahan adalah keniscayaan yang harus dihadapi dengan cara beradaptasi sebaik-baiknya menguatkan optimisme dan menyebarkan harapan; seperti yang selalu digaungkan ketua umum AHY muda adalah kekuatan, bersama kuat, bersatu bangkit.

Pada kesempatan itu juga, Iju memperkenalkan dan meluncurkan salah satu program unggulan yakni demokrat smart system. Aplikasi tersebut untuk mengelola data, perencanaan dan pengawasan organisasi.

Sebelum menutup, Iju mengajak seluruh kader Demokrat untuk berdoa dan bekerja, mudahan Allah SWT memberikan jalan dan kemudahan agar AHY menjadi presiden 2024, juga kepada SBY agar diberikan kesehatan. (TN-red)

 

Exit mobile version