Musrenbang Loteng Tahun 2022 Masuk 1.912 Usulan, Infrastruktur dan Peningkatan SDM Masih Prioritas

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2022. Dalam Musrenbang tersebut, muncul 1.912 usulan program, akan tetapi program proritas yakni pembangunan infrastruktur pembangunan SDM dan Bidang Kesehatan.

Bupati Lombok Tengah (Loteng) HL. Pathul Bahri seusai membuka Musrenbang mengatakan, dalam Musrenbang kali ini, sebanyak 1.912 usulan yang masuk. Tentu dari semua usulan itu, tidak bisa tercover secara keseluruhan, sehingga ini memerlukan kesabaran untuk diselesaikan.

“Ia namanya aja usulan jadi kita tampung dulu, insya allah kita akan upayakan demi kemajuan pembangunan,” kata Pathul, Rabu 23 Maret 2022.

Dikatakan Pathul Bahri, banyaknya usulan tentu tidak bisa dikerjakan semuanya, sehingga akan memilih usulan yang dinilai super prioritas untuk menopang kemajuan pembangunan dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Adapun yang diprioritaskan yakni, perbaikan jalan jalan strategis, memperbanyak pembangunan irigasi, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), peningkatan Usaha Kecil Menengah (UKM) termasuk perimbangan pembangunan di wilayah Utara dengan wilayah Selatan dan yang lainnya.

Pathul menjelaskan, untuk perbaikan jalan, yang dananya bersumber dari dana pinjaman Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp 200 Miliar akan mulai di kerjakan bulan April mendatang. Dimana dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur bagi jalan jalan strategis yang statusnya sudah menjadi jalan Kabupaten.

Selanjutnya Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dinilai sangat penting hal itu sesuai dengan perkembangan jaman yang semakin moderen untuk itu sah sah saja bila saar musrembang tadi banyak yang mengusulkan peningkatan SDM terlebih saar ini Lombok Tengah menjadi sorotan dunia setelah adanya perheltan event MotoGP.

“Kita akui peningkatan SDM sangat penting, mengingat saat ini, Loteng telah menampakkan kemajuan, dan ini diperlukan SDM yang ahli di bidangnya, sehingga kemajuan yang dicapai Loteng, bisa diisi oleh putra daerah yang memiliki SDM memadai dengan demikian tidak menjadi penonton di rumah sendiri,” cetusnya

Selain itu peningkatan UKM, juga di pandang perlu menggingat UKM Lombok Tengah harus mampu bersaing dengan UKM di daerah lain. Atas dasar itu pemerintah melalui beberapa program sudah menggelontorkan anggaran untuk peningkatan UKM, pun untuk program tahun 2023.

“Intinya kabupaten Lombok Tengah harus mampu bersaing dengan kabupaten lain dalam semua hal dengan begitu tarap hidup masyarkat Lombok Tengah akan meningkat tajam,” tutup Pathul. (TN-03)

Exit mobile version