Eks TKI asal Loteng dan Lobar Ini Memikat Pengunjung NTB Inovtek Expo 2022 dengan “Cabai Mutiara”

Lombok Barat, Talikanews.com – Eks Tenaga Kerja Indonesia (TKI) atau dikenal Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) asal Karang Sidemen, Batu Keliang Utara dan Dusun Kumbi Desa Pakuan Narmada Lombok Barat mempu menarik perhatian pengunjung Inovtek Expo 2022, dengan inovasi “Cabai Mutiara”.

Inovasi ” Cabai Mutiara” merupakan milik kelompok usaha PMI yang digandeng Disnakertrans Provinsi NTB, menyajikan inovasi teknologi dan hasil budidaya holtikultura, hasil karya H Nurifansyah, di pamerkan di Komplek Kantor Badan Risearch dan Inovasi Daerah Provinsi NTB di Banyumulek Lombok Barat, Jumat-Minggu, 18-20 Maret 2022.

“Eks PMI ini setelah pulang, mereka sukses membangun wirausaha mandiri. Contohnya adalah H. Nurifansyah yang ikut meramaikan pameran hari ini, dari Karang Sidemen, Batu Keliang Utara dan juga H. Saringgih dari Dusun Kumbi Desa Pakuan Narmada Lombok Barat,” ungkap Kepala Disnakertrans Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi.

Gede Aryadi mengatakan, H Nurifansyah dan H Saringgih sangatlah menginspirasi dan inilah yang harus dicontoh oleh eks PMI. Sebelumnya mereka ini pernah bekerja di Malaysia selama 7 tahun sebagai pekerja ladang.

Dari pengalamannya selama bekerja di luar negeri, H. Nurifansyah berhasil mendapatkan ilmu dan keterampilan disektor pertanian. Kemudian ilmunya itu, mampu mengolah potensi alam yang ada daerahnya. Dengan modal awal kurang dari 10 juta, ia memiliki usaha pertanian buah, sayur, dan juga perternakan telur dengan total omset perbulan berkisar Rp 25-50 juta.

Selain itu, pria tersebut berhasil membuat bibit terong dengan kualitas baik sehingga bisa di ekspor ke Thailand dan Malaysia dan bisa mengembangkan cabai varietas baru dengan nama “cabai mutiara” yang berhasil Memikat hati para pejabat dah pengunjung NTB Inovtek Expo 2022. Berkat usahanya itu pula sempat menghantarkannya meraih Penghargaan Petani Beprestasi tahun 2012.

Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah mengacungi jempol atas usaha H. Nurifansyah yang bisa membuat varietas baru dibidang pertanian, yaitu cabai mutiara. Bentuk Cabai Mutiara bulat seperti tomat dengan rasa yang sedikit lebih manis dibandingkan dengan cabai pada umumnya.

“Ini baru namanya inovasi, kapan lagi kita makan cabai yang bentuknya seperti tomat, bahkan ini yang membimbing Diskertrans NTB bukan Dinas Pertanian,” kata Dr. Zul.

Gubernur menyerah Piagam Penghargaan Paritrana Award untuk kategori pemerintah daerah dalam Optimalisasi Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan se-NTB.

Adapun Juara I Kab. Sumbawa, Juara II Kota Mataram, Juara III Kab. Lombok Barat. Sedangkan, untuk kategori perusahaan skala besar diraih oleh Bank NTB Syariah, skala menengah oleh Jemla Ferry, dan skala kecil mikro oleh Baura.

Penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 3.000 tenaga kerja UKM yang dibayarkan oleh Bank NTB Syariah dan 548 pekerja yang terlibat dalam kegiatan MotoGP Mandalika Tahun 2022 yang dibayarkan oleh PT. Angkasa Pura I.

Sementara itu, Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko mengaku tertarik dengan cabai mutiara. “Bapak hebat bisa mengembangkan cabai dengan varietas baru dengan bentuk yang unik, sukses terus pak,” kata Kepala BRIN. (TN-red)

Related Articles

Back to top button