48 CPMI Sektor Pertukangan dan Konstruksi asal NTB di Lepas untuk Negara Taiwan

Lombok Barat, Talikanews.com – Sebanyak 48 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal NTB, sektor pertukangan dan konstruksi di lepas untuk negara Taiwan.

“Kami melihat PMI yang bekerja di sektor informal sering mengalami hal-hal yang kurang menyenangkan. Pemberangkatan CPMI ke Negara Taiwan ini bisa menjadi contoh yang baik, sehingga kepulangan adik-adik nantinya bisa membawa pulang hasil, juga pengalaman sehingga bisa membangun usaha di daerah masing-masing,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi I Gede Putu Aryadi, saat melepas CPMI sektor formal untuk pemberangkatan pertama ke Taiwan di kantor BLKLN Lombok Mandiri di Banyumulek Lombok Barat, Rabu 23 Februari 2022.

Aryadi berpesan agar CPMI selalu menjaga diri, khususnya kesehatan dan fokus untuk mencapai tujuan dalam bekerja sehingga berhasil dalam karir di negara penempatan untuk mencapai cita-cita yang diharapkan.

“Tujuan bekerja adalah untuk mengubah nasib dan mencari kehidupan. Jadi, hal utama yang harus dilakukan adalah disiplin dan memiliki etos kerja. Etos kerja penting karena tiap negara memiliki nilai-nilai budaya yang harus kita hormati,” ungkapnya.

Dikatakan Aryadi, 48 CPMI ini adalah perwakilan NTB yang bekerja di negara orang, jadi harus menunjukkan kompetensi, disiplin dan memiliki karakter yang baik. Ketiga hal tersebut adalah modal utama untuk mencapai kesuksesan.

Aryadi kembali mengingatkan kepada CPMI agar jangan terjebak iming-iming pihak tertentu yang seringkali mengurangi produktivitas kerja bahkan mengubah PMI yang awalnya melalui jalur prosedural menjadi non prosedural karena pindah perusahaan tanpa izin atau melakukan pemberitahuan ke Perusahaan Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) tersebut.

Kepada PT. Trias Insan Madani selaku Perusahaan Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) yang akan melakukan pemberangkatan ke Taiwan, Aryadi berpesan untuk selalu mengawal CPMI dari awal pemberangkatan sampai kontrak berakhir dan memulangkan PMI.

Mantan Kepala Dinas Kominfotik NTB berpesan kepada stakeholders untuk terus berkoordinasi dalam mengawal CPMI dari berangkat sampai pulang bisa mencapai sukses yang pada akhirnya setelah kembali ke daerah bisa memberikan kontribusi untuk mewujudkan NTB Gemilang.

Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (Apjati) NTB H. Mohammadun menyampaikan, pemberangkatan CPMI untuk Negara penempatan ini adalah pemberangkatan pertama untuk sektor formal sebanyak 48 orang, dan pada Jum’at mendatang akan memberangkatkan kembali 35 orang.

PT. Trias Insan Madani selaku Perusahaan Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) yang akan melakukan pemberangkatan ke Taiwan rencananya akan memberangkatkan 150 orang sekaligus, namun karena pandemi covid pemberangkatan CPMI akan dicicil.

“Insya Allah setiap minggu akan ada pemberangkatan CPMI ke Taiwan di sektor konstruksi,” ujar Muhammadun.

Dengan dibukannya Negara Taiwan sebagai negara penempatan untuk CPMI membawa harapan baru kepada masyarakat yang ingin bekerja ke Malaysia, sehingga bisa dialihkan untuk bekerja di Taiwan.

“Semua CPMI yang akanberangkat ini sudah sesuai prosedur yang diterapkan oleh pemerintah, bahkan sudah dibekali pelatihan bahasa dan keterampilan di BLKLN Lombok Mandiri,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button