484 kasus COVID-19 masih Tersebar di 29 Puskesmas Lombok Tengah

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah, dr H Suardi menyebut, masih ada 484 kasus positif COVID-19 tersebar di 29 Puskesmas. Mengenai penyakit yang menyerang masyarakat seperti Demam, Batuk dan Flu, akibat pergantian musim saja.
“Memang saat ini banyak masyarakat membahas varian Omicron, bahkan ada juga yang menguluhkan gejala seperti itu, kami meminta masyarkat jangan cemas atau khawatir. Walaupun gejalnya mirip dengan gejala Omicron tetapi bisa saja itu bukan terpapar varian COVID-19 melainkan hanya gejala radang tenggorokan saja. Jadi jangan terlalu cemas, berlebihan karena hal itu dapat menurunkan imun tubuh,” katanya Selasa 15 Februari 2022.
Yang jelas lanjut Suardi, namanya virus covid-19, varian Omicron atau virus yang lainnya dengan mudah tersebar melalui udara. Untuk itu langkah yang paling utama harus dilakukan perketat ProKes.
“Penyakit infeksi saluran pernapasan itu lebih baik dihindari dengan ProKes, cuci tangan dan gunakan Masker,” ujarnya
Suardi tidak menampik banyak masyarakat yang mengalami gejala Demam, Batuk dan Flu. Bisa saja lantaran perubahan cuaca yang ekstrim seperti beberapa hari yang lalu, terik matahari terasa sangat panas dan tiba-tiba turun hujan yang cukup lebat.
“Ia bisa saja karena perubah cuaca yang sedikit ekstrim jadi tubuh tidak terbiasa dengan hal itu, maka tubuh akan mudah terserang dengan virus jahat, tetapi untuk membuktikan pasien itu terjangkit virus covid-19 atau Omicron terlebih dahulu pasien itu harus uji lab terlebih dahulu,” ungkapnya.
Suardi pertegas bahwa, belum ada pasien Omicron di Loteng. Namun, yang positif COVID-19 hingga saat ini masih di angka 484 kasus.
“Diagnosa varian omicron hanya boleh diumumkan oleh Litbangkes kemenkes sehingga untuk sementara di Lombok Tengah kasus yang ada masih penderita covid-19,” tegasnya.
Ia himbau kepada masyarakat Loteng untuk senantiasa taat menjaga diri dengan Prokes, segera vaksin secara menyeluruh agar antibodi menguat sehingga herd imunity di Lombok Tengah juga bisa terbentuk.
“Data kita sampai hari ini sebanyak 484 orang yang terpapar covid-19, tersebar di 29 Puskesmas,” tutupnya. (TN-03)





