Pra Musim Sukses, Pemda Loteng dan ITDC sepakat Libatkan tenaga Lokal di Event MotoGP

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kegiatan presiden seasons MotoGP Jumat-Minggu tanggal 11-13 Februari 2022 di Sirkuit Mandalika, sukses digelar. Kesuksesan itu atas kerjasama semua pihak, baik Dorna Sports selaku pemegang hak paten penyelenggaraan MotoGP, Mandalika Grand Prix Asosiasi (MGPA), ITDC, Aparat Keamanan dari TNI-Polri, Pol PP.
“Atas nama pemerintah daerah, dan seluruh jajaran pelayan masyarakat, menyampaikan ucapan terimakasih setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerjasama mensukseskan kegiatan tersebut, mudahan apa yang sudah kita sumbangkan baik tenaga dan pikiran, moril maupun materil, dicatat sebagai amal baik kita oleh Allah, Tuhan Yang Maha Esa,” kata Bupati di Kantor Bupati, Selasa 15 Februari 2022.
Bupati menyadari bahwa perjuangan untuk mensukseskan acara ini bukanlah hal yang mudah dan gampang namun sangat berat dan sulit, tetapi berkat tekad yang bulat ditambah lagi dengan semangat kebersamaan maka penyelenggaraan event dunia seperti itu bisa dilaksanakan dengan sukses terlebih lagi tanpa ada gangguan keamanan.
“Khususnya kepada aparat keamanan kami berterima kasih, sebab tanpa bantuan aparat kepolisian dan TNI dibantu oleh Pol PP dan unsur pengaman terbawah yakni BKD tidak akan berjalan sesuai yang kita harapkan, sekali lagi saya apresiasi kerja keras semua pihak,” ujarnya.
Bupati mengatakan bahwa, Tes Pra-musim merupakan kegiatan pembuka dari kegiatan sesungguhnya nanti yakni kualifikasi dan Race Moto GP pada 18 Maret mendatang, namun melihat pola pengamanan yang dilakukan oleh aparat keamanan dan kerjasama semua pihak terkait pada tes pra musim yang kemarin maka, dirinya berkeyakinan bahwa penyelenggaraan event dunia MotoGP pada Maret mendatang akan berjalan dengan sukses.
Bupati lebih khusus menyampaikan ucapan terima kasih setinggi – tingginya kepada aparatur pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat yang telah ikut berjibaku mengamankan dan mensukseskan kegiatan tersebut. Tentu Pemda Loteng tidak akan mampu berbuat banyak manakala masyarakat dan aparatur pemerintah tidak mendukung kegiatan tersebut.
“Permohonan maaf saya sampaikan kepada masyarakat jika penyelenggaraan event tersebut sempat mengganggu perjalanannya akibat adanya penyekatan, namun demi keamanan pembalap dan crew nya serta kepentingan masyarakat yang lebih besar maka semua itu harus dilakukan” ungkapnya.
Untuk menghadapi penyelenggaraan event motor GP pada Maret mendatang, PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), melalui Mandalika Grand Prix Association (MGPA), selaku bagian dari ITDC Group, berkomitmen melibatkan sebanyak mungkin masyarakat lokal untuk pelaksanaan Mandalika MotoGP Official Test pada 11-13 Februari 2022 dan Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2022 pada bulan Maret mendatang.
Berdasarkan laporan yang disampaikan pihak ITDC hingga saat ini ITDC telah memperkerjakan 553 orang SDM lokal yang akan bertugas saat event Mandalika MotoGP Official Test. Sebanyak 338 orang diantaranya akan bertugas sebagai Marshal dan 215 orang merupakan tenaga kebersihan di Pertamina Mandalika Circuit. Proses perekrutan warga lokal sebagai marshal melibatkan komunitas otomotif NTB dan Karang Taruna Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.
SDM lokal yang direkrut berasal dari enam Desa Penyangga The Mandalika, antara lain Desa Kuta, Sengkol, Rembitan, Sukadana, Mertak, dan Prabu, ditambah warga dari Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, dan Kota Mataram. Ini menunjukkan bahwa perhatian ITDC terhadap warga lokal oleh karena itu pemerintah daerah tentu menyambut baik langkah bijak dari ITDC.
“Dalam kegiatan operasional, ITDC berkomitmen untuk memaksimalkan partisipasi masyarakat sekitar kawasan. Selain itu, mereka juga berupaya untuk mengakomodir dan melibatkan sebanyak mungkin warga, pengusaha maupun UMKM lokal dalam event-event yang digelar di kawasan, namun tentu saja dengan tetap mengikuti tata cara yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, karenanya dalam proses pelibatan tenaga lokal ini belum bisa melibatkan seluruh pihak yang ada.” terang Bupati.
Selanjutnya, untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan saat penyelenggaraan MotoGP 2022 mendatang, ITDC, melalui anak usahanya ITDC NU berkomitmen untuk menjalin komunikasi lebih intensif dengan pemerintah daerah melalui pertemuan pertemuan penting guna membahas mekanisme dan pembagian porsi kerja yang sesuai dengan kapasitas masing-masing pihak.
“Kami akan melakukan rapat bersama semua pihak terkait untuk membahas soal soal krusial salah satunya adalah jumlah kebutuhan tenaga kerja, mekanisme pendaftaran bagi tenaga lokal untuk bekerja dan kebutuhan jasa yang diperlukan menjelang event MotoGP nanti,” ujarnya.
Tentu sekali kata Bupati asosiasi-asosiasi yang ingin terlibat diharapkan dapat membuat penawaran yang menarik, dengan menunjukkan harga yang kompetitif, kualitas produk yang baik, kesesuaian dengan persyaratan Dorna Sports, EO maupun anak usaha ITDC, sehingga dapat direkomendasikan ke pihak-pihak tersebut untuk dipilih sebagai vendor.
“Ia guna memenuhi kepentingan penguasa transportasi lokal, pemerintah daerah dan ITDC serta semua pihak terkait telah sepakat untuk mengakomodir kepentingan penguasa tersebut, ini artinya bahwa pengusaha travel lokal juga kami perhatikan,” tutupnya.(TN-03*)





