Jelang Pre Season MotoGP, Gubernur NTB di Datangi Direkrut MGPA

Mataram, Talikanews.com – Jelang pre season MotoGP 11-13 Februari mendatang, Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, di datangi Direktur Utama Mandalika GrandPrix Association (MGPA) dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Priandhi Satria. Pada kesempatan itu juga, Gubernur meminta tambahan tiket gratis untu warga lokal dan menekankan Prokes tetap terjaga.
Gubernur menegaskan agar prokes travel bubble bagi kru dan pembalap MotoGP harus benar benar terjaga selama tiga hari penyelenggaraan event terutama pada area akomodasi hotel tempat menginap dan meminta agar jumlah tiket gratis bagi warga lokal ditambah lagi dari jumlah tiket pada gelaran WSBK beberapa waktu lalu sebanyak 2000 tiket.
“Prokes travel bubble bagi kru dan pembalap MotoGP harus benar benar terjaga selama tiga hari penyelenggaraan event terutama pada area akomodasi hotel tempat menginap dan tambahkan tiket gratis bagi warga lokal jumlahnya dari gelaran WSBK beberapa waktu lalu sebanyak 2000 tiket,” ungkapnya Sabtu.
Gubernur juga menyampaikan kesiapan memberikan bantuan maksimal kepada penyelenggara event jelang Pre Season, 11 Februari 2022.
“Sebagai tuan rumah, kita siap memberikan bantuan apapun untuk penyelenggara dan sejauh ini semua berjalan dengan baik,” ujar Gubernur.
Menurut Gubernur NTB, salah satu upaya mengatasi ketersediaan akomodasi adalah dengan cara memperbanyak distribusi tiket non premium untuk penonton lokal karena mereka tidak memerlukan Akomodasi.
“Untuk mengatasi ketersediaan akomodasi, salah satunya dengan memperbanyak distribusi tiket non premium untuk penonton lokal karena mereka tidak memerlukan akomodasi,” kata Gubernur.
Sementara itu, Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria menyampaikan progres pelaksanaan Homologasi, infrastruktur pendukung dan teknis penyelenggaraan serta skenario Travel Buble bagi tim balap.
“Homologasi (evaluasi lintasan) sudah dikerjakan dan dilaporkan pada Dorna sesuai permintaan. Untuk infrastruktur pendukung seperti tribun, penyiapan marshal dan pendukung teknis lain sudah selesai serta teknis penyelenggaraan seperti fasilitas dan layanan untuk tim balap sudah siap,” tuturnya.
Adapun skenario travel bubble bagi tim balap akan diberlakukan karantina kawasan selama tiga hari di 24 hotel tempat menginap dan sejak dari kedatangan mereka di Lombok. Rencana, kedatangan tim akan dimulai Senin, 7 Februari besok sedangkan logistik sudah mulai berdatangan sejak Jumat kemarin.
Priandhi berharap agar beberapa sisa pekerjaan persiapan akan selesai tepat waktu “Semoga beberapa sisa pekerjaan persiapan akan selesai tepat waktu,” pungkasnya. (TN-red)





