Pokjawas Kemenag Loteng siap Ambil Alih gedung SMPN 7 Praya beserta Siswanya

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Kantor Kementerian Agama Loteng, Lalu Agung Pambudi, siap memanfaatkan eks gedung SMPN 7 Praya, sebagai MTsN 6 Loteng, beserta 18 orang siswa-siswi. Namun semua itu, setelah proses hibah oleh Pemda Loteng.
“Kami bersedia menerima 18 siswa siswa eks SMPN 7 Praya. Atas nama Kementrian Agama Loteng juga berterimakasih kepada Pemda Lombok Tengah yang telah menghibahkan lahan dan gedung esk SMPN 7 Praya sebagai tempat belajar mengajar siswa MTsN 6 Loteng,” ujar Lalu Agung, Kamis 27 Januari 2022.
Dengan di hibahkannya gedung Eks SMPN 7 Praya pihaknya berharap dapat memanfaatkannya dengan semaksimal mungkin agar jangan sampai MTsN 6 Loteng tidak mampu mengelola.
Menurut Agung, madrasah itu bisa maju dan berkembang tergantung pimpinannya dalam hal ini kepala sekolah. Oleh sebab itu, ia berharap agar kepala sekolah dan seluruh guru yang ada di MTsN 6 Loteng lebih inovatif dalam membuat program ekstra kurikuler. Dengan demikian, daya tarik siswa yang ingin mendaftar di MTsN 6 Loteng tinggi, namuan tentu semua itu butuh waktu dan kerja keras.
“Kami dari kementrian agama berharap kepala MTsN 6 Loteng yang sedang menjabat saat ini atau yang berikutnya dapat mengelola dengan baik,” ujar Agung.
Pihaknya juga optimis MTsN 6 Loteng di bawah Kementerian Agama akan mampu bersaing dengan sekolah yang maju, pasalnya wali murid di wilayah Kelurahan Panjisari Kecamatan Praya cendrung lebih dominan mendaftarkan anak anaknya ke Madrasah. Hal itu terbukti dengan majunya sejumlah pondok pesantren dan madrash madrasah yang ada di wilayah tersebut.
“Insyaallah nanti MTsN 6 Loteng akan bersaing dengan MTSN 1 Loteng,” ujar Agung
Agung menambahkan saat ini jumlah siswa MTaN 6 Loteng yang ada di Penaban sebanyak 70 siswa yang rencananya akan di pindah sekaligus.
“Dari 70 siswa itu kebanyakan berdomisili di kota praya. Jadi pemindahan siswa dirasa tidak akan sulit,” tutupnya. (TN-03)





