Lombok Tengah Mendapatkan Hibah 2000 Lampu PJU Tenaga Surya, Prioritas Tempat Wisata

Lombok Tengah, Talikanews.com – Di tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, mendapatkan hibah 2000 lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) tenaga surya dari Lembaga Pengelolaan Proyek Forum Budaya Dunia Heritages (LPP FBDH) Wilayah Nusa Tenggara Barat.

Kepala Bagian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Loteng, Lalu Wiranata mengatakan pada program nasional indonesia terang ini Loteng kecipratan 2000 titik penerangan jalan umum. PJU ini akan di tempatkan di 12 kecamatan.

“Semua Kabupaten mendapatkan hibah PJU hanya saja Kabupaten Lombok Tengah yang paling banyak mendapatkan bantuan itu. Alhamdulillah untuk menerangi ruas jalan kabupaten kami telah menandatangai MoU dengan LPP FBDH kaitan dengan penerimaan hibah 2000 titik peneranagan jalan umum tenaga surya, jadi pemda tidak perlu mengeluarkankan biaya untuk nembayar listrik,” ujar Wiratama.

Dikatakan Wiranata, lampu yang harus dibutuhkan sekitar 20 ribu titik dengan jarak pemasangan 40 meter pertitik, bila di hitung berdasarkan ruas jalan Kabupaten sepanjang 809, 87 kilometer. Di persentasekan hibah yang di dapatkan sebanyak 2000 unit dengan jumlah yang di butuhkan baru terpenuhi sekitar 2 persen dari panjang ruas jalan yang ada.

Lampu ini rencananya akan di sebar ke 12 Kecamatan di Lombok Tengah, akan di pasang terutama ruas jalan kabupaten yang ada tempat wisata dan wilayah yang di nilai rawan.

“Memang kalau kita hitung berdasarkan panjang ruas jalan kabupaten tentu masih banyak kekurangannya tetapi nanti lampu ini akan kita taruh di tempat – tempat wisata dan jalan yang di nilai rawan,” ujarnya

Konsep pemasangan PJU itu nanti akan menggunakan sistem padat karya, harapan dapat menciptakan peluang kerja terhadap masyarakat setempat.

“Lombok Tengah hanya penerima manfaat jadi semua biaya pemasangan di tanggung penyedia lampu, jadi adanya pemasang ini dapat menciptakan lapangan kerja bagi masyarak setempat,” ujar

Untuk menjaga lampu PJU itu, Pemda akan menghibahkan kembali ke masing – masing desa yang di tempati bertujuan, pemerintah desa setempat ikut bertanggung jawab atas keberadan PJU itu.

“Kita juga akan kerjasama dengan Pemdes setempat dengan harapan hibah lampu ini dapat di jaga dengan baik,” tutup Wiranata. (TN-03)

Related Articles

Back to top button