Topang Pariwisata di KEK Mandalika, Pemda Loteng Tata pedagang Tradisional

Lombok Tengah, Talikanews.com – Pemerintah Daerah Lombok Tengah menata pedagang di Pasar Tradisional dengan memindah tempat berjualan dari Pasar Tradisional ke Pasar Mandalika.
Hal itu dilakukan karena, sesuai rencana Eks pasar tradisional Kuta akan di bangun darmaga baru untuk menopang pariwisata di KEK Mandalika.
Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri, mengatakan Pasar Kuta Mandalika selesai dibangun tahun 2020 bertujuan untuk menampung para pedagang yang berjualaan di pasar tradisional Kuta tersebut.
Ketika dilakukan pemindahan pedagang, selalu gagal lantaran ada penolakan karena menilai sarana dan prasarana pasar seperti MKC, air bersih dan penunjang lainnya belum memadai.
“Memang menurut rencana pedagang pasar tradisional yang berada di pinggir pantai itu akan dipindahkan ke Pasar Mandalika. Namun para pedagang pun enggan pindah mengingat sarana vital seperti ketersediaan air, MCK dan lain lain belum lengkap. Setelah dilengkapi sesuai keinginan, maka pedagang antusias ingin pindah,” ujar Pathul, Minggu 19 Desember 2021.
Dikatakan Bupati, pemindahan itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pedagang. Dengan pasar baru ini maka kebersihan pasar akan tetap terjaga dengan begitu para pengunjung pasar akan terasa nyama saat berbelanja.
Pemerintah daerah sendiri terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pedagang pasar. Sarana prasarana pasar dilengkapi bahkan dibangun dengan bangunan megah dan layak pakai. Hal itu dimaksudkan agar pedagang dan pembeli lebih nyaman bertransaksi.
“Kalau sudah di tempat yang bagus dan layak seperti pasar Mandalika ini, maka saya rasa pedagang akan lebih nyaman, aman dan lingkungan juga akan bersih,” ungkap Bupati.
Sementara itu Lalu Sungkul Camat Pujut mengatakan para pedagang sangat antusias saat di lakukan pemindahan sebab, lokasi yang baru lebih baik dari sebelumnya. Sementara pasar lama akan dibangun dermaga sehingga bisa dimanfaatkan untuk wisatawan dari luar daerah.
“Alhamdulillah dalam proses pemidahan pasar ini para pedagang sangat antosias dan kami mengapresiasi perhatian Pemda Loteng kepada masyarakat Kuta khususnya terhadap para pedagang,” ujarnya
Kepala Dusun Mong II Kasmayadi mengaku senang dengan keberadaan pasar Mandalika tersebut sebab pedagang dan pembeli akan lebih nyaman dan aman berbelanja.
Diakuinya kondisi pasar sudah sangat layak, sarana MCK, air bersih bahkan tempat rekreasi juga tersedia hanya saja alat kebersihan belum ada.
“Semua kebutuhan vital sudah terpenuhi tinggal bak sampah dan armada pengangkut sampah saja yang belum ada,” tutupnya. (TN-03)





