World Superbike datangkan berkah, Bank Dunia jadikan Loteng Pilot Project pengembangan Ayam dan Jagung

Lombok Tengah, Talikanews.com – Perhelatan World Superbike bulan November di Pertamina Mandalika Internasional Stret Circuit, mendatangkan dampak positif bagi Lombok Tengah. Terpilih sebagai pilot project pngembangan Ayam dan Jagung di tiga Kecamatan oleh Bank Dunia.
Hal itu dibuktikan dengan kunjungan pihak Bank Dunia ke daerah Tatas Tuhu Trasna disambut Bupati, Wakil Bupati, Sekda, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bappeda dan sejumlah pejabat lainnya
Pada kesempatan itu, Bupati Lombok Tengah H L Pathul Bahri mengatakan pemerintah daerah sangat resfeck dengan rencana Bank Dunia tersebut. Sebab akan berdampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat. Dengan adanya bantuan tersebut maka kelompok tani dan peternak akan semakin sejahtera.
Pemerintah daerah sendiri tentu sangat mendukung program Bank Dunia itu, sebagai bentuk dukungan pihaknya telah menyiapkan lahan untuk pengembangan jagung dan ternak unggas tersebut.
“Saya perintahkan kepada Sekda, Dinas Pertanian dan Bappeda untuk mengawal dan menfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan dari Bank Dunia tersebut, pada prinsipnya kami tunggu petunjuk dari Bank Dunia” kata Bupati, Jumat 10 Desember 2021.
Menurut Bupati, Jagung dan Ayam akan diintegrasikan. Keduanya saling membutuhkan satu dengan yang lain. Jagung diharapkan akan menjadi pakan bagi Ayam sehingga tidak lagi membeli dari luar. Dengan adanya Jagung maka kebutuhan pakan akan tercukupi.
Keberadaan Sirkuit Mandalika akan berdampak besar bagi perkembangan pariwisata di Kabupaten Lombok Tengah. Jika pariwisata maju tentu kebutuhan daging juga akan meningkat. Karena itu Bank Dunia melihat potensi pengembangan jagung dan Ayam cukup besar.
Bupati menambahkan sarat umum untuk mendapatkan bantuan adalah memiliki kelompok yang sudah tercatat di Dinas Pertanian. Untuk sementara masih menggunakan kelompok yang sudah ada namun itu masih belum dibahas lebih lanjut.
“Yang penting Bank Dunia mau bantu kita itu yang kita syukuri terlebih lagi se-Indonesia hanya 9 Kabupaten yang di bantu dan kita satu satunya di NTB untuk sementara ini,” tandas Bupati.
Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Lombok Tengah Lalu Wiranata mengatakan untuk Jagung dan pengembangan ayam Bank Dunia akan mencoba di tiga kecamatan sebagai pilot project yakni Kecamatan Praya Tengah, Praya Timur dan Kecamatan Praya. Tiga Kecamatan ini diharapkan akan menjadi model percontohan sebelum dikembangkan ke kecamatan lainnya.
Sedangkan untuk luas lahan belum diketahui termasuk juga berapa ekor ternak per kelompok binaan. Pihak Bank Dunia masih melakukan survei lapangan terkait program tersebut.
“Tiga kecamatan itu akan di jadikan pilot projek, sekarang masih tahap penjajakan dan sedang disurvei luas lahan yang akan digunakan termasuk juga berapa ekor Ayam yang akan diberikan” ujar Kepala Bappeda Kabupaten Lombok Tengah L.Wiranata usai menerima Bank Dunia di Kantor Bupati.
Ia menambahkan kehadiran Bank Dunia di Kabupaten Lombok Tengah sangat dinanti nantikan oleh pemerintah sebab sudah lama Bank Dunia tidak masuk ke Lombok Tengah. Untuk program ini sendiri, Bank Dunia akan merencanakan selama 5 tahun.
“Pola pemberian bantuan dari Bank Dunia sendiri masih belum jelas apakah bersifat kredit lunak ataukah gratis sebab pembicaraan kearah itu belum dilakukan. Yang pasti kehadiran Bank Dunia sangat diharapkan,” tutupnya. (TN-03)





