Pengusaha Kaltim Serahkan Bantuan senilai Rp 70 Juta untuk Korban Banjir Lombok

Mataram, Talikanews.com – Salah seorang pengusaha tambang batu bara dari Berau, Kalimantan Timur menyerahkan bantuan makanan dan logistik bagi korban banjir di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, senilai Rp 70 Juta.

Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian nyata terhadap sesama yang saat ini sedang tertimpa musibah bencana banjir di Pulau Lombok.

“Mungkin bantuan ini tidaklah seberapa, namun kami berharap semoga dapat bermanfaat untuk para korban terdampak banjir,” ujar H Abidinsyah disela-sela menyerahkan bantua di posko pengungsian Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat, Kamis 9 Desember 2021.

Abidinsyah mengajak kepada masyarakat yang memiliki kecukupan rizki untuk bisa saling tolong menolong dan membantu masyarakat yang kini menjadi korban banjir di Lombok NTB, mengingat kondisi warga menurutnya masih banyak memerlukan bantuan.

Untuk bantuan yang diserahkan, terdiri dari 1.000 lembar selimut, 1.000 dus mie instan, 500 lembar handuk, 1.000 lembar tikar dengan total bantuan mencapai Rp70 juta.

“Jangan lihat berapa atau nilainya. Yang terpenting solidaritas itu yang paling utama sesama warga bangsa,” tegas Haji Abidin sapaan akrabnya.

Untuk titik lokasi bantuan tersebar di Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kekait dan Meninting Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

Berdasarkan data sementara BPBD NTB, jumlah warga yang terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Lombok Barat pada Senin 6 Desember 2021 mencapai 5.399 jiwa.

Rinciannya Kecamatan Gunung Sari 2.849 KK, Kecamatan Batulayar 1.250 KK, Kecamatan Lingsar 81 KK, Kecamatan Sekotong 1.222 KK. Kemudian korban meninggal dunia 5 orang dan luka-luka 8 orang.

Diketahui bencana banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Lombok Barat disebabkan instensitas hujan yang sangat tinggi sejak Minggu hingga Senin, sehingga menyebabkan rumah-rumah warga di empat kecamatan, meliputi Sekotong, Gunung Sari, Batulayar dan Lingsar menjadi terendam dan hancur. (TN-red)

Related Articles

Back to top button