Target Pembangunan RKB MIN I Loteng capai 90 persen, optimis tuntas sebelum kontrak habis

Lombok Tengah, Talikanews.com Pembangunan Ruang Kelas Belajar (RKB) Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) I Lombok Tengah, di Kelurahan Leneng, Praya telah mencapai 90 persen di H-13 dari batas waktu kontrak kerja yang telah disepakati

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RKB MIN I Loteng, Mulyadi mengatakan, progres pembangunan sampai saat ini, alhamdulillah Deviasi Plus, sesuai hasil laporan mingguan yang ditandatangani penyedia, konsultan pengawas dan PTP. Artinya capaian kerja tiap minggunya lebih dari target.

“Alhamdulillah memasuki H-13, pembangunan gedung ruang kelas baru MIN I Loteng sudah mencapai sekitar 90 persen,” Ujar Mulyadi, Sabtu 20 November 2021

Dikatakan Mulyadi, dengan capaian kerja 90 persen di H-13 itu pihaknya optimis pengerjaan RKB MIN I Loteng dapat terselesaikan sebelum masa kontrak berakhir pasalnya pengerjaan tinggal proses finishing yakni pengecatan.

“Tenggat waktu masa kontrak tanggal 3 Desember mendatang, dan sebelum memasuki tanggal 3 tersebut, pembangunan MIN I Loteng sudah tuntas. Sebab, saat ini saja waktunya tinggal 13 hari, yang belum dikerjakan hanya pengecatan dan finishing,” tuturnya.

Mulyadi memaparkan, pembangunan gedung ruang kelas baru ini, berjumlah 6 ruang kelas, terdiri dari dua tingkat, dimana nantinya lantai pertama ada 3 ruang kelas dan pada lantai 2 terdapat 3 ruang kelas.

“Setiap tahun jumlah siswanya terus meningkat, sedangkan ketersediaan ruangan kelas MIN I Loteng terbatas, menutupi dan menyambut animo masyarakat yang memasukkan putra putrinya ke MIN 1 Loteng, kita bangunkan 6 ruang kelas baru,” jelasnya.

Selanjutnya masalah biaya pembangunan ruang kelas baru berlantai dua ini di bangun dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dengan nilai konstruksinya sebesar Rp 2.143. 700.000, dengan kontraknya 120 hari kalender sampai dengan 3 Desember mendatang.

Sementara itu Kepala MIN I Loteng Mahruf Rufyan mengaku, dengan adanya tambahan ruang kelas baru ini, tentunya nanti segala kebutuhan dan kekurangan ruang kelas terpenuhi. Pasalnya selama ini, MIN I Loteng terkendala jumlah ruang kelas terbatas.

“Kalau tingkat animo masyarakat memasukkan anak anaknya ke MIN I Loteng, sangat tinggi. Namun karena keterbatasan ruangan, kita terima sesuai kapasitas yang ada,” ujarnya

Dengan bertambahnya ruangan lanjutnya, tentunya pada pembukaan siswa baru tahun mendatang, kebutuhan masyarakat terkait keinginannya memasukkan anak anak mereka dapat terakomodir.

“InsyaAllah dengan adanya RKB baru ini siswa bisa ditampung dengan jumlah yang lebih banyak,” tutupnya. (TN-03*)

Related Articles

Back to top button