Progres pembangunan RKB MIN 1 Loteng capai 80 persen

Lombok Tengah, Talikanews.com – Progres pembangunan konstruksi Ruang Kelas Baru (RKB), Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mencapai 80 persen.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) MIN 1 Loteng, Muliadi, mengatakan sejauh ini progres pembangunan terus dikebut, saat ini sudah mencapai 80 persen, tinggal proses finishing.

“Sesuai laporan mingguan yang ditandatangani penyedia, konsultan pengawas dan PTP, progresnya sudah mencapai 80 persen,” tuturnya Muliadi, Selasa 9 November 2021.

Muliadi menyebut, sebanyak 6 RKB yang dibangun, terdiri dari dua lantai. Untuk lantai pertama, ada 3 ruang kelas dan lantai 2 terdapat 3 ruang kelas. Sehingga total keseluruhan sebanyak 6 ruang kelas.

“Pertimbangan Kementerian Agama menambah ruang kelas itu karena setiap tahun jumlah siswanya meningkat. Sedangkan ketersediaan ruangan kelas MIN 1 Loteng ini terbatas. Menyambut animo masyarakat yang sekolahkan putra putrinya ke MIN 1 Loteng, menjadi dasar kita bangunkan 6 ruang kelas baru,” imbuhnya

Muliadi membeberkan sumber anggaran pembangunan RKB itu dari dana Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), sebesar Rp 2.143. 700.000, proses pembangunan dalam jangka waktu 120 hari kalender.

“Insya Allah dengan tenggat waktu tanggal 3 Desember mendatang, proses pengerjaan selesai tepat waktu,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala MIN I Loteng, Mahruf Rufyan mengatakan, RKB yang dibangun tentunya sebagai sarana yang melengkapi kekurangan di sekolah. Pasalnya selama ini, MIN 1 Loteng terkendala jumlah ruang kelas yang terbatas, disatu sisi selalu menjadi sekolah pilihan wali murid.

“Setiap tahun memang jumlah siswa yang mendaftar terus bertambah. Namun karena keterbatasan ruangan, kita terima sesuai kapasitas yang ada,” terangnya.

Dengan bertambahnya ruang kelas, pihaknya dapat memenuhi keinginan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di MIN 1 Loteng ini.

“Insya Allah mudah-mudahan bisa ditampung dengan jumlah yang lebih banyak dan dengan adanya RKB ini diharapkan proses belajar mengajar lancar,” tutupnya. (TN-03*)

Related Articles

Back to top button