
Mataram, Talikanews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jalankan program gerakan mencegah penularan Covid-19 di event World Superbike (WSBK) tanggal 19 – 21 November mendatang, di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit, melalui gerakan Mobil masker untuk masyarakat NTB.
Program itu yakni memberikan 1 juta Masker kepada Pemerintah Provinsi NTB. Selain Masker, ada 50.040 hand sanitizer, kemudian 50.040 sabun batang dan 12.000 sabun cair.
“Bantuan ini, saya berikan dalam bentuk mentahan, karena ide dan kiat Gubernur NTB bangkitkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19, perlu di apresiasi dan sungguh luar biasa,” ungkap Kapala BNPB Pusat, Letjen, Ganip Warsito, saat penyerahan bantuan secara simbolis di depan Pendopo Gubernur NTB, Kamis 11 November 2021.
Kepala Staf Umum TNI ini menjelaskan, gerakan mobil masker untuk masyarakat NTB ini, upaya pemerintah terus melakukan edukasi, sosialisasi terhadap pelaksanaan protokol kesehatan (ProKes). Selain itu, upaya mitigasi sebagai alat melindungi diri dari penularan Covid-19.
“Ada program kombinasi komunikasi publik juga, dengan merekrut 95 orang relawan di daerah, sudah dilatih untuk terus memberikan pemahaman pencegahan penyebaran Covid-19 di event WSBK nanti. Tujuan yang disasar yakni masyarakat, anak sekolah, pekerja ekonomi dan usaha mikro dan terpenting, sukseskan event internasional WSBK dan MotoGP,” kata dia.
Ia bersyukur bahwa NTB mendapatkan Anugerah go internasional, dengan dibangunkan Sirkuit Mandalika, dan mengapresiasi kerja keras gubernur serta Forkominda, karena NTB masuk assessment level 1, merupakan 4 provinsi terbaik pengelolaan penanganan Covid-19 pemulihan ekonomi masyarakat.
“Kalaupun begitu, tetap harus waspada, karena Covid-19 ini belum sirna dari bumi, karena beberapa Negara mengalami gelombang 3 dan 4, kita tidak ingin itu terjadi, sehingga terus waspada dangan cara menjaga diri,” ujarnya.
Ia menyarankan masyarakat yang belum vaksin, supaya melakukan vaksin dan menggunakan masker. Karena, vaksin itu salah satu langkah pencegahan penularan Covid-19, termasuk dengan menggunakan masker. “Kita analogikan, vaksin dan masker itu ibarat payung di musim hujan. Tidak bisa menghalangi hujan, tetapi bisa menjaga diri dari hujan tersebut,” kata dia.
Yang jelas lanjutnya, program Gubernur menghidupkan perekonomian masyarakat NTB itu merupakan ide berlian. Kalau bisa terus diterapkan karena sangat membantu pergerakan hidup masyarakat. “Saya sependapat, kedepan ada perputaran perekonomian, itu sangat positif dan saya setuju,” tutupnya.
Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah mengaku, apa yang dilakukan Kepala BNPB saat ini sangat membantu NTB. Terlebih presiden mewanti-wanti untuk terus menjaga kesehatan masyarakat, jangan sampai perekonomian masyarakat mati.
“NTB biasa menapaki jalan yang tidak biasa seperti ketika ada bantuan, kami tidak berikan bantuan itu kepada masyarakat dalam bentuk uang tunai, tapi berbentuk komoditas lokal, seiring mampu memulihkan perekonomian, langkah ini tentunya kami minta pendapat Aparat Penegak Hukum,” cetusnya.
Dikatakan Gubernur, langkah itu, dalam 3 bulan, mampu menggeliat perekonomian, terlihat dari 5000 Usaha Kecil Masyarakat, berkontribusi pulihkan perekonomian.
“Jika 1 juta Masker itu diberikan oleh BNPB, maka saya yakin akan bisa hidupkan banyak keluarga di NTB. Karena, banyak UMKM kita mampu memproduksi Masker, Sabun, dan hand sanitizer itu,” pungkasnya (TN-red)