Aliansi Rakyat NTB Menggugat aksi ke DPRD, Ini tuntutannya

Mataram, Talikanews.com – Aliansi Rakyat NTB Menggugat yang tergabung dalam BEM Universitas Mataram, BEM Pertanian UNRAM, BEM FEB Unram, Serikat Mahasiswa Indonesia, Barisan Masyarakat Indonesia, FM Lobar, Pembebasan Mataram, FMN Mataram dan Kammi Mataram, gelar aksi ke kantor DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu 10 November 2021.

Adapun tuntut yang disampaikan berkaitan dengan adanya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tidak hanya itu, mereka juga mengutarakan tentang perampasan lahan hingga persoalan iklim.

“Perwakilan dari FM Lobar tadi menyampaikan soal represifitas gerakan rakyat yang dilakukan oleh Polisi. Sedangkan perwakilan SMI mengangkut pendidikan dan pembungkaman gerakan rakyat. Begitu halnya dengan PEMBEBASAN menyamping isu kaitan demokrasi dan HAM di Indonesia, lebih-lebih di Papua, rasisme dan militerisme,” ungkap Kordum Aksi, Yusril Ashfahani.

Aksi Aliansi diguyur hujan, namun tidak menyurutkan niat para mahasiswa tersebut menyampaikan pendapat. Bahkan, terjadi dorong mendorong antara massa aksi dengan aparat Kepolisian yang berjaga saat itu.

Hingga pukul 13.46 Wita, massa aksi masih bertahan. Kemudian temui Sekretaris Dewan NTB, Mahdi.

Terkait tuntutan itu, Sekretaris Dewan NTB, Mahdi yang menemui mahasiswa mengatakan, akan memperjuangkan aspirasi mahasiswa.

“Mudahan apa yang sudah dilaporkan oleh teman-teman LSM secara nasional ke KPK, dan Mabes Polri, terkait dugaan itu segera ditindaklanjuti, dan aspirasi mahasiswa ini akan disampaikan ke Kapolri dan Presiden melalui Mensekneg,” katanya, Rabu 10 November 2021.

Sebelum itu, Mahdi akan sampaikan tuntutan mahasiswa ke pimpinan DPRD, untuk ditindaklanjuti sesuai harapan mahasiswa. (TN-red)

Related Articles

Back to top button