
Mataram, Talikanews.com – Laboratorium Klinik Kimia Mataram, lakukan grand opening, sekaligus menyalurkan CSR 1000 dosis vaksin kepada masyarakat Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis 21 Oktober 2021, di Jl. Sriwijaya No.69 Mataram.
Plt Direktur Utama PT Kimia Farma, Agus Candra, sangat bersyukur mendengar informasi bahwa PPKM di Kota Mataram sudah berhijrah dari level 2 ke level 1. Namun, dirinya berharap kepada masyarakat Kota Mataram supaya tetap menjaga kesehatan.
“Kami Kimia Farma berupaya berikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, membuka klinik, ada laboratorium dan non laboratorium juga layanan Covid-19,” katanya.
Klinik ini lanjutnya, memberikan harga paling rendah dibawah harga pemerintah, bertujuan membantu tasting tracking, treatment atau 3T. Klinik ini juga memberikan layanan home service, masyarakat tidak perlu antri, bisa menunggu di rumah. Bahkan, siap hadir di event World Superbike (WSBK) dalam memberikan pelayanan kesehatan sistim jemput bola kepada penonton.
“Ini kami lakukan supaya geliat pariwisata di Lombok bisa kembali, ekonomi cepat pulih,” ungkapnya.
Dia menyebutkan, laboratorium ini yang ke72, hadir dari Aceh hingga Papua, di Mataram sendiri ada 4 klinik, kemudian 19 apotek di Nusa Tenggara Barat. Saat ini ditambah laboratorium klinik kimia farma.
“Kami juga berikan Vaksinasi kepada masyarakat. Hari ini, berikan CSR 1000 dosis vaksin Sinopharm untuk masyarakat Kota Mataram. Untuk diketahui, saat ini sebanyak 600 ribu CSR paket Isoman se Indonesia sudah kita salurkan,” ujarnya.
Direktur Umum dan Human Capital PT Kimia Farma tbk, Dharma Syahputra menambahkan, grand opening ini bersamaan dengan bulan maulid, semoga mendapatkan berkah.
Dia mengaku, klinik ini dibuka bentuk pelayanan kepada masyarakat, Kimia Farma hadir bagian dari entitas, mendukung kesehatan masyarakat. Program yang dikelola saat ini yakni CSR, juga kelola klinik Apung, di Lombok Barat, sifatnya preventif, termasuk membina UMKM sekitar 56 berbagai jenis usaha. “Kami juga akan bawa 2000 dosis juga untuk kepulauan untuk herd imunity. Siap melayani di destinasi pariwisata,” terangnya.
Walikota Mataram, H Mohan Roliskana yang hadir diacara menyampaikan, Kota Mataram sudah level 1. Semua ini atas kerjasama semua pihak, kalaupun fase sulit bisa di lewati.
“Aktivis masyarakat mulai tergerak, ekonomi mulai bangkit. Terima kasih Kimia Farma sudah ada untuk Kota Mataram, teruslah berakselerasi, apalagi Laboratorium dan Rumah Sakit di Kota Mataram terus bertambah,” paparnya.
Mohan menambahkan, sebanyak 61 klinik di Kota Mataram, dengan bertambahnya satu ini, maka menjadi 62 laboratorium klinik. Artinya, ini semua bisa jadi investasi kesehatan. Mudahan bisa memberikan pelayanan, supaya derajat kesehatan masyarakat semakin baik. (TN-red)