Gubernur NTB: Isu Sanksi dari Badan Antidoping Dunia tak ada Kaitan dengan WorldSBK

Mataram, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah meluruskan isu sanksi dari Badan Antidoping Dunia (WADA) yang mengancam keberlangsungan event World Superbike (WSBK) tanggal 19 – 21 November mendatang di Pertamina Mandalika Internasional Sirkuit.

Gubernur menegaskan terkait adanya isu sanksi bagi Indonesia perihal Doping yang bisa berpengaruh terhadap penyelenggaraan World Superbike dan MotoGP. Dr Zul menyampaikan hasil komunikasi dengan pihak ITDC dan memberikan penjelasan, bahwa MotoGP adalah professional automotive sport, tidak terkait performance based sports yang ada pengaruh doping.

“Jadi nggak ada kaitannya sama sekali,” ungkapnya Sabtu 9 Oktober 2021.

Gubernur mengaku kaget munculnya isu
Indonesia saat ini tengah menanti ancaman hukuman dari Badan Antidoping Dunia (WADA). Jika sanksi itu jadi dijatuhkan, Indonesia terancam tidak bisa menyelenggarakan event di level regional, dunia dan kontinental.

Bahkan, membawa nama Indonesia dan Bendera Merah Putih tidak bisa dicantumkan seperti halnya kontingen Rusia pada Olimpiade Tokyo 2020 lalu yang menggunakan nama Russian Olympic Committee (ROC).

Chief Strategic and Communication MGPA (Mandalika Grandprix Association), Happy Harinto yang dikonfirmasi terkait ancaman itu menjelaskan, hal itu bukan ranah MGPA memberikan klarifikasi. (TN-red)

Related Articles

Back to top button