Didorong HBK maju di Pilgub NTB, Ali: Ada yang kurang tepat soal konsep Industrialisasi

Mataram, Talikanews.com – Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) DPP Partai Gerindra, H Bambang Kristiono mendorong sekretaris DPD Gerindra NTB, Ali Al Khairi untuk maju di Pilgub NTB tahun 2024 mendatang.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI menyampaikan, Pilgub NTB 2024 masih cukup panjang, masih cukup untuk mengenalkan Ali Al Khairi kepada publik. Ia berkeyakinan, sepanjang membawa gagasan dan cita-cita besar untuk NTB, maka masyarakat akan menerimanya. Partai Gerindra adalah partai besar, semua kader berjuang bersama-sama untuk mendukung Ali.

“Saya terus suntikkan semangat kepada Ali supaya bersungguh-sungguh,” ungkapnya, Minggu malam, 26 September 2021, di Mataram.

Sapaan HBK ini menegaskan, di Pilgub NTB, dirinya memastikan untuk mendukung saudara Ali Al Khairi. Jangan anggap enteng, masih ada waktu.

HBK meyakini karena dilihat dari gelaran Pilkada 2020, menunjukkan kader Partai Gerindra sanggup unjuk gigi. Dari Pulau Lombok, ada Lalu Pathul Bahri menjadi Bupati Lombok Tengah, kemudian Danny Karter Febrianto terpilih menjadi Wakil Bupati Lombok Utara, menyusul Wakil Bupati Kabupaten Bima Dahlan M Noer.

“Beberapa kali Pilgub NTB, kami tidak mendukung kader sendiri. Kali ini, Ali kader asli. Darahnya benar-benar Partai Gerindra,” imbuhnya.

HBK mengingatkan perintahnya ini akan diikuti oleh seluruh jajaran partai baik di provinsi maupun kabupaten. Tak boleh ada kader yang mencoba untuk melawan atau bermain dua kaki.

“Pilihannya, tetap bersama Partai Gerindra atau keluar. Saya ini mantan tantara kalau bilang A ya A, B ya B. Begitu pula sikap, jangan ada kader yang tak tegas,” ucapnya.

Secara khusus HBK memberikan penilaian kepada Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Ali Al Khairi. Disebutkan, selain kader murni partai, Ali memiliki rekam jejak pergerakan. Mantan aktivis. Pernah menjadi Direktur Eksekutif Walhi NTB, pengurus Serikat Tani, pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).

“Dia juga santri, lulusan Pesantren Nurul Hakim. Selama ini sikapnya juga bagus,” ujarnya lagi.

Terkait dorongan itu, Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Ali Al Khairi, akan patuh dan tunduk terhadap perintah partai untuk maju di Pilgub NTB. “Ini perintah dari Pak HBK, saya akan jalankan,” katanya.

Sebagai orang yang lama di gerakan masyarakat sipil, Ali menyoroti tentang kondisi petani dan nelayan. Dampak pandemi membuat nelayan dan petani ambruk. Petani dihadapkan pada pupuk yang langka, sarana pertanian yang semakin mahal. Disaat yang sama, harga jual produk pertanian rendah, nilai tukar petani (NTP) terus menurun.

“Hal yang sama pun terjadi pada nelayan. Rata-rata mereka tak melaut, karena sudah dapat ikan yang beli tidak ada,” katanya.

Ali menyebut, ada yang kurang tepat soal konsep industrialisasi yang kerap disampaikan oleh Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah seperti sepeda listrik, pabrik kelor, pabrik pakan ternak dan banyak lagi. Bagi masyarakat, industrialisasi yang dilakukan kurang menyentuh mereka.

“Galakkan yang sederhana, teknologi tepat guna (TTG). Misalnya buat pengolahan jagung menjadi emping, atau pengolahan kerupuk kulit ataupun rumput laut. Artinya, memberikan sesuatu yang dekat dengan keseharian masyarakat kita,” sebutnya.

Dua periode kepemimpinan TGB HM Zainul Majdi menjadi Gubernur NTB, diakui Ali telah menghadirkan begitu banyak perubahan di Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok. Keberlanjutan itu semestinya tinggal dilakukan. Ada program sapi, jagung, dan rumput laut (Pijar), program pariwisata halal, pengentasan buta aksara, pembukaan lapangan pekerjaan baru, dan banyak lagi.

“Bukankah kita selalu diajarkan, melanjutkan tradisi yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik,” tutupnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button