Tuntaskan Vaksinasi, Pemda Loteng bersama TNI-Polri Lepas 150 Vaksinator ke Dusun

Lombok Tengah, Talikanews.com – Untuk tuntaskan program vaksinasi dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Pemerintah Daerah Loteng bersama TNI dan Polri lepas 150 Vaksinator yang akan mengawal proses vaksinasi hingga ke tingkat Dusun.

Langkah ini juga bentuk dukungan syarat penggelaran event World Superbike November mendatang dan MotoGP tahun 2022. Dimana, masyarakat Loteng harus sudah tervaksin 70 persen dari jumlah penduduk.

“Kita kerahkan 150 Vaksinator ini untuk mengawal jalanya suntik vaksin ke setiap dusun yang ada di Lombok Tengah. Hal itu bertujuan untuk percepatan laju Vaksinasi di Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP),” ungkap Bupati Lombok Tengah HL Pathul Bahri, Minggu 19 September 2021.

Pathul mengatakan, Lombok Tengah harus segera terbebas dari penularan virus covid-19, mengingat daerah ini menjadi salah satu tujuan wisata dunia. Untuk itu perlu adanya percepatan vaksinasi agar penekanan covid-19 dapat ditekan.

“Kalau masih banyak masyarakat terkena covid-19 wisatawan mancanegara tidak berani datang,” ujar Pathul Bahri.

Sementara Kapolda NTB Irjen. Pol. M. Iqbal, melalui Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono memaparkan, satu daerah itu dinyatakan mencapai hard immunity apabila sudah berhasil mencapai target vaksin 70 persen. Selain itu target tersebut juga menjadi syarat Sirkuit MotoGP Mandalika dipakai untuk semua event, baik nasional hingga internasional.

“Pandemi covid-19 sudah ada sejak 2 tahun yang lalu, dimana semua pihak sudah melaksanakan penanganan secara maksimal guna melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat,” kata Kapolres.

Diakui, penanganan covid-19 di Loteng sudah banyak menguras tenaga dan pikiran guna mewujudkan herd imunity. Namun pencapaian hingga saat ini belum sampai 20 persen vaksinasi sehingga semua pihak harus mendukung percepatan vaksinasi.

“Sebanyak 150 tim vaksinator yang akan turun langsung ke masyarakat, sehingga apa yang diharapkan dapat terwujud. Dengan demikian, target pada 5 Oktober 2021, angka vaksinasi di Lombok Tengah mencapai 70 persen sehingga dapat mewujudkan herd imunity di daerah ini,” terang AKBP Hery.

Kapolres menambahkan apabila sudah tercapai diangka 70 persen vaksinasi, maka event besar seperti WSBK dan MotoGP dapat terlaksana dengan lancar sehingga Pariwisata akan bangkit kembali dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Loteng.

“Dari 150 tim vaksinator, rata-rata untuk satu titik mengerahkan sekitar 6 sampai dengan 7 orang, tersebar di 139 desa dan 12 kecamatan,” ucapnya.

Ia menambahkan dosis vaksinasi yang tersedia untuk masyarakat Lombok Tengah bisa dikatakan cukup banyak yakni dijatahkan untuk 1,3 juta dosis.

“Insyaallah untuk dosis vaksin yang sudah di sediakan cukup banyak jadi masyarakat jangan ragu akan kekurangan dosis vaksin. Untuk itu kami berharap masyarakat mendukung program pemerintah dalam percepatan vaksinasi ini,” tutup Kapolres. (TN-03)

Exit mobile version