
Lombok Tengah, Talikanews.com – Kelompok Masyarakat (Pokmas) Lingkar Mandalika gedor kantor ITDC yang di Desa Kuta, Kecamatan Pujut Lombok Tengah. Kedatangan mereka terkait kematian belasan ternak kerbau dan Sapi setelah di gembala di area sirkuit Mandalika beberapa hari lalu.
Ketua Pokmas Lingkar Mandalika Ibnu Hajar mengatakan, tuntutannya yakni meminta pihak ITDC bertanggungjawab atas kematian ternak Kerbau dan Sapi milik Warga sekitar. Karena adanya indikasi ternak tersebut mati disebabkan oleh limbah pembangunan atau sengaja di racun.
“Hingga hari ini hewan ternak milik masyarakat terus berjatuhan, terhitung sudah mencapai 19 ekor. Untuk itu, kami meminta ITDC bertanggungjawab atas kematian hewan ternak tersebut, besar kemungkinan mati lantaran limbah pembangunan proyek yang tidak dilengkapi alat pengolahan,” kata Ibnu, Senin 13 September 2021.
Sementara itu, Koordinator Umum, Dirman menyampaikan, kejadian matinya ternak warga itu supaya dijadikan perhatian serius pihak ITDC, agar tidak menjadi preseden ITDC dalam bekerja kaitannya limbah.
“Kami meminta penjelasan ITDC terkait kematian ternak milik Warga. Karena ada informasi yang kita dapatkan bahwa di sekitar KEK terdapat limbah yang mungkin menjadi penyebab belasan ternak itu mati mendadak,” tegas Dirman.
Menanggapi hal itu, Head Operation The Mandalika ITDC, I Made Pari Wijaya membantah tuduhan adanya pembuangan air limbah yang disembarang tempat.
“Tuduhan itu tidak benar karena proses pembuangan limbah pembangunan proyek ITDC sudah dilakukan secara profesional,” ujarnya
Ia juga menambahkan terkait penomena kematian belasan kerbau itu sudah ber
dikoordinasikan dengan pemerintah dalam hal ini Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, bahkan telah mengambil sampel darah. Pihak ITDC juga masih menunggu uji hasil Laboratorium, sampai saat ini belum keluar.
“Kami meminta dukungan semua pihak terkait proses pembangunan ITDC. Sedangkan terkait kematian Kerbau itu, kami tetap akan menunggu hasil uji laboratorium dan setelah itu kami akan mengambil langkah selanjutnya,” tutupnya. (TN-03)