Penyakit Tahunan PDAM Loteng Kambuh, Pelanggan Ingin Direksi baru Berinovasi

Lombok Tengah, Talikanews.com -Sejumlah pelanggan PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah kembali mengeluhkan pelayanan Perusahaan Daerah tersebut. Pasalnya, selama beberapa hari air macet, kambuh seperti sebelumnya.

Muhamad Jazi mengeluhkan, setiap musim kemarau, dirinya tidak pernah menggunakan air PDAM tiba tiba hilang, bahkan berlangsung beberapa hari.

“Air ini kebutuhan sehari-hari, PDAM ini tidak mengalir sampai berhari-hari,” ujarnya. Jumat 10 September 2021.

Oleh sebab itu, Jazi berharap pengurus PDAM yang baru di lantik, bisa berinovasi dan memiliki terobosan dalam mengatasi persoalan dan keluhan masyarakat yang setiap tahun belum bisa teratasi.

“Saya berharap mudah mudahan direksi PDAM yang baru, dapat menyelesaikan penyakit tahunan yakni kekeringan di musim kemarau, khususnya bersumber dari PDAM,” ungkapnya.

Terkait hal itu, Direktur Umum PDAM Loteng, Bambang Supratomo, menuturkan, ada beberapa hal membutuhkan perbaikan di tubuh PDAM, terutama dalam hal pelayanan. Selama ini, banyak pelanggan mengeluhkan lambannya pelayanan disaat ada pengaduan.

“Kami tidak sangkal banyak aduan dari masyarakat sedang ditampung. Itu yang menjadi dasar kami untuk memperbaiki pelayanan di tubuh PDAM, mulai dari pembenahan Karyawan dulu,” ujarnya

Kedepan, dirinya akan membuat aplikasi semacam call center untuk melayani pengaduan. Harapannya, keluhkan itu langsung diterima petugas di masing-masing UPT.

“Selain sampaikan keluhan, pelanggan bisa langsung membayar melalui satu aplikasi tersebut. Dengan demikian, kami disini dapat mengontrol dan melihat aduan di masing-masing UPT,” kata dia.

Mantan karyawan perusahan asing yang bergerak di bidang sumur bor itu menambahkan, ada solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bagi pelanggannya dengan cara memperbaiki pipa-pipa yang bocor.

Selain itu, pihaknya akan kampanyekan penanaman pohon di kawasan hutan untuk penampung cadangan air.

“Mungkin sumur bor ini menjadi solusinya, namun persoalannya, dalam pembuatan sumur bor itu butuh biaya besar, sehingga kita akan perbaiki pipa-pipa yang bocor dan merawat sumber sumber mata air,” tutupnya (TN-03)

Related Articles

Back to top button