Mendukung RPJMD 2018-2023, Pemprov NTB ambil Langkah Strategis?

Mataram, Talikanews.com – Dalam mendukung RPJMD tahun 2018-2023. . Pemerintah Provinsi NTB mengambil langkah strategis. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengutamakan program-program mempunyai daya ungkit terhadap perekonomian terutama bagaimana memberdayakan dan meningkatkan UMKM.
“Ikhtiar Pemprov NTB, bagaimana meningkatkan dan memberdayakan pelaku UMKM melalui peningkatan dan promosi produk-produk lokal sehingga mampu bersaing di pasar global,” ungkap Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah usai membacakan Nota Keuangan dan Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2021 pada rapat Paripurna DPRD Prov NTB, Selasa 9 September 2021.
Rohmi menyampaikan upaya lain yang dilakukan pemerintah daerah yaitu melakukan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada PT SMI sebesar Rp 750 Miliar untuk pengembangan dan pembangunan rumah sakit dan sarana prasarana infrastruktur jalan dan jembatan di NTB.
Pinjaman tersebut diarahkan untuk penyelesaian pembangunan jalan provinsi melalui pola tahun jamak (Perda Percepatan Jalan) pada 13 paket prioritas di Pulau Lombok dan pulau Sumbawa dengan biaya sebesar Rp 250 miliar.
“Kemudian pembangunan trauma center Rumah Sakit Provinsi NTB dengan biaya sebesar Rp 83 miliar dan pembangunan IGD Terpadu RSUD Provinsi NTB serta alat kesehatan dengan pembiayaan sebesar Rp 192.540 miliar,” jelas Rohmi.
Berdasarkan peraturan Menteri Keuangan Nomor 105/ PMK.07/2020 tentang pengelolaan pinjaman pemulihan ekonomi nasional untuk lanjut Rohmi, pemerintah daerah sebagai tindaklanjut peraturan pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 tentang pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional kegiatan yang akan dibiayai dari pinjaman pemulihan ekonomi nasional daerah telah dilaksanakan dengan mekanisme tahun jamak atau multiyears selama 8 tahun. (TN-red)





