
Lombok Tengah, Talikanews.com – Direktur ITDC, Abdulbar M Masoer menyampaikannya, pasca serahterima pengaspalan lintasan sirkuit. ITDC sedang menyelesaikan beberapa fasilitas pendukung diantaranya, pit, tribun VVIP dan fasilitas kesehatan.
“Nanti juga ada fasilitas vaksinasi di sirkuit untuk meyakinkan penyelenggara,” Abdulbar Mansoer, di acara program vaksinasi massal , di KEK Mandalika, Sabtu 21 Agustus 2021, di hadiri Gubernur, Kapolda, Pemda dan Poltekpar Lombok.
Sapaan Berry ini menjelaskan, sesuai ketentuan penyelenggara, jika melibatkan penonton maka warga Kuta khususnya harus tervaksin sekurangnya 70 persen populasi atau menyelenggarakan event tersebut tanpa penonton.
Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah menegaskan, perhelatan World Superbike (WSBK) November mendatang harus sukses terselenggara.
“Karena jika tidak denda nya juga besar kalau tidak terselenggara,” ungkapnya.
Oleh karena itu kata Gubernur, program vaksinasi massal dengan pola kolaborasi seperti ini akan mempercepat capaian vaksinasi. Ia mengapresiasi para perangkat desa yang telah berhasil mengajak warganya, karena vaksinasi ink ikhtiar untuk menyudahi pandemi.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah pusat mendukung penuh program vaksinasi massal sektor pariwisata terutama kawasan ekonomi khusus Mandalika yang tengah bersiap menggelar event internasional WSBK pada 12 – 14 Nopember depan.
“Distribusi vaksinasi dalam jumlah besar juga sudah mendapatkan persetujuan Kementerian Kesehatan dan Menko Marves”, jelas Sandiaga.
Saat ini, khusus sektor pariwisata NTB tercatat 200 ribu yang tervaksin dari target. Dengan droping vaksin yang besar di lingkar KEK Mandalika, Ia optimis capaian vaksinasi bisa memuluskan gelaran event WSBK. (TN-red)