DPRD Loteng Akan Panggil Nakes Dalami Dugaan Permainan Data Pasien Covid-19

Lombok Tengah, Talikanews.com – Dua pimpinan DPRD Lombok Tengah H Lalu Sarjana dan H Mayuki memberi peringatan keras kepada para tenaga kesehatan agar dalam melaksanakan tugasnya tidak main-main. Pasalnya banyak kalangan menyoroti kinerjanya terutama persoalan data pasien covid-19 selama ini yang dinilai janggal.

H Lalu Sarjana mengatakan apa yang disampaikan Danrem 162/WB
disalahsatu media yang mencurigai dugaan permainan data pasien covid–19 di Lombok Tengah ini patut ditindaklanjuti kebenarannya, apakah itu benar atau tidak agar masyarakat tidak dibuat bingung dengan informasi yang berbeda beda. Selain itu pihaknya juga tidak mengetahui sama sekali berapa jumlah sebenarnya pasien yang terkonfimasi positif covid-19 yang di tangani RSUD Praya.

“Ia apa yang disampaikan pak Danrem itu patut kita apresiasi dan ini menjadi dasar kita untuk menindak lanjuti kebenarannya agar masyarakat tidak di bingungkan dengan isu yang berkembang,” ujar Sarjana. Selasa 27 Juli 2021.

Ia juga menyampaikan dengan adanya statmen Danrem 162/WB itu maka pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Lombok Tengah harus cermat dan tanggap menangani isu yang berkembang dengan memanggil semua satgas covid-19 yang ada di Lombok Tengah.

“Adanya stetmen itu maka pemda segera panggil semua satgas covid-19 dan minta kebenaran data itu agar jangan ada isu tentang permainan data pasien covid-19,” ujar Sarjana

Selain itu ketua DPC Partai PKB itu meminta agar nakes dan satgas covid-19 yang ada di Lombok Tengah ini bekerja secara profesional yang artinya apa bila pasien itu terpapar covid-19 maka berikan tindakan sesuai dengan prokes covid-19.

“Dengan adanya statemen dari pak Danrem itu maka ini dapat di jadikan sebagai pelajaran agar kedepan satgas lebih profesional,” ujarnya.

Sementara H Mayuki juga selaku wakil ketua DPRD Lombok Tengah akan meminta komisi IV untuk memanggil semua satgas covid-19 Lombok Tengah untuk membuka secara terang benerang jumlah kasus penanganan covid-19.

“Ini hal yang sensitif jadi kita akan minta komisi IV untuk memanggil semua satgas covid-19,” ujar Mayuki.

Kendati demikian pihaknya juga mengapresiasi langkah langkah dan penanganan covid-19 yang di lakukan satgas covid-19 selama kurang lebih dua tahun ini.

“Ia apa pun itu kami tetap mengapresiasi kerja keras para satgas covid-19 yang berkerja karena kami selaku legislatif pun ikut memantau secara langsung bagai mana kinerja mereka selama adanya pendemi ini,” tutup Mayuki (TN-03)

Related Articles

Back to top button