Kasus Covid-19 di Loteng Melonjak, para Nakes ancam Aksi Mogok

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kasus terpapar Covid-19 di Lombok Tengah melonjak. Sejak Januari – Juli 2021 tercatat sebanyak 852 kasus pasien yang terpapar virus Covid-19.

Hal itu membuat para tenaga kesehatan mengeluh bahkan, berhembus kabar ancam aksi mogok lantaran insentif Nakes yang di janjikan akan dipotong 50 persen.

Menanggapi hal itu, Humas tim siaga Covid-19 RSUD Praya, dokter Yudha Permana mengakui ada Nakes yang mengeluh dan akan menggelar aksi mogok lantaran insentif yang dijanjikan itu tidak di bayar penuh oleh pemerintah.

“Memang benar isu tersebut, beberapa Nakes pernah melontarkan kalimat itu (Mogok Red),” ujar Yudha, Kamis 22 Juli 2021

Menurut dokter Yudha, ucapan itu hanya sebatas curhatan nakes yang khawatir lantaran hak haknya seperti insentif Nakes tidak akan terbayarkan, tetapi wacana aksi mogok itu tidak benar

“Itu hanya isu jadi saya bantah bahwa isu Nakes yang akan menggelar mogok itu tidak benar, walaupun ada satu atau dua orang nakes yang melontarkan kalimat itu tetapi bukan untuk memprovokasi Nakes yang lain,”paparnya

Yudha menambahkan, isu itu tidak penting karena nakes tersebut saat ini telah menyadari tugas dan fungsinya sebagai pelayan khususnya dalam hal kesehatan masyarakat di tengah penyebaran virus covid-19 ini.

“Bagi kami (Nakes, Red) yang paling utama saat ini adalah bagaimana cara memberikan pelayanan terbaik dan bagus serta ikhlas bagi masyarakat di tengah wabah pendemi covid-19,” paparnya

Yudha juga menghimbau kepada seluruh tenaga kesehatan yang ikut berjuang menangani pandemi virus covid-19 di Loteng untuk tidak hawatir tentang isu hoax insentif Nakes yang tidak akan terbayarkan.

“Alhamdulillah sesuai informasi yang saya dapatkan dari BPKAD Loteng insentif Nakes akan segera di bayarkan secara penuh sesuai dengan regulasi yang di keluarkan Menteri Kesehatan. Yang mana besaran insentif perbulannya untuk dokter spesialis 15 juta, dokter umun 10 juta, Perawat atau bidan 7 juta dan tenaga kesehatan lainnya sebesar 5 juta,” ujar Yudha.

Selain itu dokter Yudha juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Lombok Tengah untuk selaku waspada terhadap virus covid-19 namun jangan merasa takut agar imun tubuh tidak menurun.

“Semua masyarakat selalu waspada agar virus ini tidak menjangkit, tapi jangan takut agar imun tubuh tetap terjaga,” tutup Yudha. (TN-03)

Related Articles

Back to top button