Pandemi Covid-19, Guru di SMAN 1 Janapria Diminta Inovatif

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kepala SMAN 1 Janapria, H Wildan memastikan proses belajar mengajar di tengah pandemi Covid-19.

Wildan meminta semua guru keluarkan ide dan terobosan dan inovasi baru guna memastikan anak didik dapat menguasai seluruh materi pelajaran meski kebijakan dan aturan dari Kemendikbud selalu berubah-ubah termasuk sistem pembelajaran di sekolah.

Wildan mengatakan berubahnya sistem pembelajaran di tenggah pendemi menuntut harus membuat terobosan guna kegiatan belajar mengajar berjalan baik.

“Kita dituntut harus berpikir mencari solusi agar proses belajar mengajar dapat terlaksanakan di tengah pendemi, tentunya kedepankan ProKes,” Kata H Wildan saat di temui di ruang kerjanya, Kamis 15 Juli 2021.

Kondisi ini kata dia, bagian dari tuntutan para pendidik untuk lebih berinovasi dalam melahirkan ide dalam mendidik, sehingga target pembelajaran tepat sasaran sesuai ritme waktu yang telah ditentukan selama Covid-19.

Seiring berubahnya aturan terutama masalah batasan waktu mengajar, sebelumnya secara tatap muka, ritme waktu cukup panjang. Namun saat ini tidak bisa dilakukan, lantaran musibah Covid-19.

Untuk itu para pendidik harus berinovasi melahirkan ide-ide baru cara mengajar supaya lebih efektif. Sebab dengan keterbatasan waktu mengajar tatap muka, membuat para pendidik harus mampu memanfaatkan waktu sebaik baiknya.

“Jika mengacu pada proses pembelajaran normal belajar tatap muka itu selama 45 menit, saat ini tatap muka di tengah pendemi hanya 20 menit perjam mata pelajaran,” paparnya

Kendati demikian pihaknya memastikan semua mata pelajaran yang di dapatkan siswa tidak terlewati.

“Agar semua mata pelajaran tidak terlewati semua guru yang ada di SMAN1 Janapria pun menggunakan metode pembelajaran secara daring,” paparnya.

Ia juga menjelaskan saat ini jumlah siswa yang ada di SMAN 1 Janapria sebanyak 600 sehingga proses belajar mengajar dibagi tiga shift guna mengantisipasi terjadinya penumpukan siswa. (TN-03)

Related Articles

Back to top button