IPNU NTB bersuara, Minta semua Pihak tak Perpanjang Polemik TWK KPK

Mataram, Talikanews.com– Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat, bersuara terkait polemik tes wawasan kebangsaan (TWK) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan meminta kepada semua pihak supaya tidak memperpanjang masalah TWK tersebut. Karena, TWK itu sudah melalui proses dan mekanisme serta aturan yang ada yang menjadi kebijakan pihak KPK demi kemaslahatan bangsa.

“Mestinya semua pihak dan elemen masyarakat lebih dewasa menyikapinya keputusan yang sudah ditetapkan itu ,” kata Ketua PW IPNU Pauzan Basri Selasa 29 Juni 2021 di Mataram.

Pauzan berharap para elit harus menyampaikan pemikiran lebih positif dengan cara statemen obyektif dalam menyikapi TWK KPK tersebut. Tentu tidak asal dukung baik yang pro ataupun yang kontra mengenai kebijakan TWK KPK.

“Jangan sampai kepentingan yang lebih besar terkait pemberantasan korupsi menjadi lemah gara-gara hal sepele seperti TWK, semangat pemberantasan korupsi harus dan wajib kita dukung bersama, karena pemberantasan korupsi di indonesia harus kita dukung penuh kerja KPK,” tegas Pauzan.

Langkah pemberantasan korupsi di indonesia lanjutnya, harus mendapatkan dukungan, tentu dikuatkan dengan dukungan masyarakat agar kerja KPK lebih profesional dalam bertindak demi terwujudnya indonesia bebas korupsi.

“Semua bisa mengkritik serta memberikan solusi sesuai mekanisme yang ada. Kami atas nama IPNU NTB mendukung penuh langkah-langkah dan kebijakan yang sudah dilakukan oleh pimpinan KPK dalam melaksanakan pemberantasan korupsi di negeri yang kita cintai ini,” tukasnya.

Menurutnya, lebih baik semua pihak lebih memikirkan soal pandemi covid19 yang semakin hari terus meningkat jumlah yang terpapar.

“Indonesia hari ini sedang darurat pandemi covid19, lebih baik kita semua fokus untuk bagaimana bisa keluar dan bisa menekan angka covid ini. Jangan terpancing dengan persoalan yang saya rasa tidak penting, covid ini lebih berbahaya dari segalanya, ini soal nyawa manusia. Energi kita semua harus kita kuras sama-sama melalui taat ProKes 5M dan berjuang terus untuk kita kampanyekan di masyarakat,” pungkasnya. (TN-red)

Exit mobile version