Asrama Mahasiswa Loteng di Mataram salah Pengelolaan, BPKAD: Tak ada Anggaran Renovasi

Lombok Tengah, Talikanews.com – Komisi IV DPRD Lombok Tengah menyebut Asrama Mahasiswa Loteng yang ada di Jln Catur Warga Blok V No 2 Mataram, salah kelola.
Hal itu muncul setelah anggota Komisi IV turun kroscek aset yang rusak parah akibat tidak pernah diurus. Padahal mahasiswa menempati Asrama tidak layak huni tersebut.
Ketua Komisi IV DPRD Loteng, H Supli mengatakan dari awal, Asrama ini salah tata kelolanya sehingga bangunan itu terkesan tidak diperhatikan dengan baik.
“Intinya tidak dikelola secara baik, tidak profesional tata kelolanya dan yang memakai seperti turun temurun dari daerah lain,” ujar Supli, Jumat 25 Juni 2021.
Atas dasar itu tambah Politisi PKS pihaknya ingin bersama-sama dengan pemerintah daerah merubah semua sistem tata kelola aset daerah baik yang ada diluar Kabupaten maupun dalam daerah.
“Ia mari kita tata dari sekarang agar semua berjalan baik dan jangan di ungkit yang sudah lewat,” kata Supli
Ia juga mengatakan kalau terkait dengan anggaran pemeliharaannya mungkin ada karena atas pemberitan itu banyak yang tahu dan banyak yang tanya.
“Ia mungkin dulu sudah di kerjakan dengan anggaran itu. Tetapi kalau kita tanya sekarang pasti akan di jawab rusak lagi karena gempa yang kemarin, kan gak menarik jadinya,” imbuh Supli
Sementara Legewarman anggota Komisi IV DPRD Loteng mengakui bahwa memang dulu empat tahun yang lalu ya, kalau tidak salah penganggarannya dulu bersamaan dengan asrama yang di malang tetapi tidak banyak.
“Kalau tidak salah dulu 50 juta untuk renovasi ringan saja, setelah itu seingat saya tidak pernah di anggarkan lagi, tapi biar tidak salah besok senen saya cek di bagian aset BPKAD,” ujarnya
Terpisah Kepala BPKAD Loteng Baiq Aluh Windayu mengatakan tidak ada anggaran untuk pemeliharaan asrama mahasiswa yang ada di Mataram itu.
“Tidak ada di anggarkan oleh pemerintah daerah,” tutupnya (TN-03)





