Mudahkan Transaksi Wisatawan, Bank NTB Syariah dan BPB Bali buat ATM Bersama

Mataram, Talikanews.com – Direktur Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo dan Direktur Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali I Nyoman Sudharma, bertemu Gubernur, Dr Zulkieflimansyah. Pertemuan itu bertujuan untuk membuat ATM bersama demi memudahkan transaksi wisatawan berkaitan dengan perbankan yang diharapkan menaikkan intensitas wisatawan lokal khususnya Bali untuk berkunjung ke NTB.
“Ini salah satu bentuk kerjasama yang akan dilakukan dengan BPD Bali. Kita juga menjajaki beberapa kerjasama perbankan lain,” ungkap Direktur Utama Bank NTB Syariah, Kukuh Rahardjo, di Pendopo Gubernur, Sabtu 26 Juni 2021.
Kukuh menjelaskan, ATM bersama Bank NTB Syariah dan BPD Bali ini akan menghilangkan kekhawatiran adanya kendala transaksi keuangan selama berada di NTB.
Bank NTB Syariah membuka peluang kerjasama seluas luasnya mengingat kesamaan dan keragaman masyarakat Bali dan NTB.
Sementara itu, Dirut BPD Bali, I Nyoman Sudharma mengatakan, beberapa bidang kerjasama tersebut diantaranya pariwisata, ekonomi berbasis UMKM, industri perhubungan dan perbankan lainnya. Ia berharap implementasi kerjasama nantinya dapat memberikan keuntungan bagi kedua daerah.
“Kita akan lakukan sesegera mungkin untuk membangkitkan perekonomian Bali dan NTB,” kata Sudharma.
Terkait hal itu, Gubernur Dr. Zulkieflimansyah mengatakan, pertemuan ini adalah tindaklanjut Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Bali dan NTB yang ditandatangani Maret lalu.
Dimana, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Gubernur Bali Wayan Koster menyepakati kerja sama enam bidang strategis yakni Pariwisata, Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi UKM, Perhubungan, Kelautan dan Perikanan serta Pertanian dan Ketahanan Pangan.
“Semoga sesuai dengan harapan kita semua. Khusus ekonomi, banyak yang bisa dikerjasamakan antar kedua bank milik daerah ini,” harapnya.
Ditegaskan Dr Zul, kesepakatan kerjasama yang ditandatangani juga oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kedua Pemerintah Provinsi itu akan terus dikawal dan dikembangkan. (TN-red)





