Menparekraf: World Superbike di Mandalika Lombok bisa berkontribusi untuk Desa Wisata Uma Lengge

Bima, Talikanews.com – Menparekraf RI, Sandiaga Salahudin Uno berharap, ajang World Superbike di Mandalika Lombok yang akan digelar tanggal 14 November 2021 mendatang bisa berkontribusi ke Desa Wisata Uma Lengge Desa Maria,Kecamatan Wawo Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Yang dapat di kunjungi terutama oleh penonton Superbike.
Hal itu disampaikan Sandi Uno saat menyusuri Bima, bersama Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, Minggu 13 Juni 2021.
“Mari kita bahu membahu agar Bima siap menjadi bagian dari tujuan bagi para wisatawan khususnya penonton Superbike untuk berkunjung dan menjadikan Bima sebagai tujuan kunjungan wisatanya,” kata dia.
Saat menyusuri Bima, Sandi Uno, Atta dan Aurel disambut masyarakat bima dengan penuh antusias. Mereka terlihat sangat menikmati kunjungan kali ini, hal itu terlihat dari Menparekraf dan pasangan artis ini turut menikmati keseruan menyangrai kopi, melihat proses pembuatan kerajinan hingga mencicipi kuliner khas Desa Maria.
Pada kesempatan ini juga kemenparekraf RI mengundang 3 Desa di Kabupaten DompuDompu untuk mengikuti Anugerah Desa Wisata (ADWI) 2021 dengan 3 kategori diantaranya Desa Wisata Berbasis Homestay, Desa Wisata Berbasis Digitalisasi, dan Desa Konten Kreatif.
“Itulah alasan mengapa saya mengajak Atta, Aurel dan Rigen dengan semangat KolaborAksi untuk membuat konten-konten kreatif guna mempromosikan beragam potensi wisata yang ada,” ujarnya.
Keberadaan potensi yang sangat baik bagi pengembangan desa ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Pemprov, Pemkab dan Kementerian PUPR untuk meremajakan dan mempercantik bagunan wisata Uma Lengge.
“Uma Lengge ini memiliki nilai budaya dan kearifan lokal yang sangat tinggi untuk itu kita perlu melakukan pembenahan dan semoga itu semua bisa langsung tereksekusi sebagai bagian dari Revitalisasi Desa Wisata” ungkap Sandi Uno
Dengan hadirnya desa-desa wisata tematik ini Menparekraf berharap dapat memberikan dampak yang sangat baik seperti membuka lapangan pekerjaan, mempromosikan desa wisata, menggerakkan perekonomian dengan ekonomi kreatifnya serta mensejahterakan masyarakat kabupaten Bima dan Sekitarnya.
Mendengar hal itu, Bupati Bima, Indah Damayanti Putri, minta harus ada event nasional segera di Bima, kemudian penguatan kawasan wisata bagian timur Bima dengan KSP Labuhan Bajo.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, diwakili Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga KSB, I Bagus Sumbawanto menyampaikan berharap supaya perhelatan motoGP dapat dinikmati oleh Kabupaten di Sumbawa.
“KSB mendorong pulau kenawa bisa dihampiri wisatawan asing karena daya tarik diving dan snorklingnya. Pulau paseran bisa ditawarkan untuk menyambut tamu-tamu dari superprioritas mandalika. Pengembangan event-event skala internasional hendaknya adapula di KSB juga,” pintanya.
I Gusti Sumbawanto menuturkan kendala di KSB seperti akses bandara maupun kapal cepat dari Pulau Lombok mencapai 8 jam. Padahal 40 menit bisa mencapai Lombok dengan bantuan pembangunan dermaga di KSB untuk kapal cepat. (Tn-red)





