Disnakertrans NTB Libatkan BLKI dan Asosiasi Pariwisata dan Industri sambut Event MotoGP

Mataram, Talikanews.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi libatkan Balai Latihan Kerja International (BLKI) Lombok Timur (Lotim), Asosiasi pariwisata dan Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) sambut Event MotoGP, dalam hal pemenuhan kebutuhan pekerja di Destinasi Wisata Super Prioritas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kuta Lombok Tengah.
Kepala BLKI Lotim, Sabar mengatakan, sangat siap menyediakan tenaga kerja dalam menyambut event dunia MotoGP. Bahkan, tiga provinsi binaan BLK Lotim yakni Bali, NTB dan NTT siap berkolaborasi guna merespon kebutuhan di dunia kerja dalam proyek Super Prioritas Mandalika.
“BLK siap menjawab kualifikasi yang dibutuhkan dalam proyek Super Prioritas Mandalika. BLK punya berlipat tenaga kerja di tiga provinsi binaan, yakni BLK Bali, NTB dan NTT,” ungkapnya di acara “Membedah Tenaga Kerja untuk Memenuhi Kebutuhan Pekerja, pada Destinasi Super Prioritas Kawasan Ekonomi Khusus” di Ruang Rapat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, Senin 31 Mei 2021.
Sabar sedikit menyayangkan ada rilis yang dikeluarkan Indonesia Tourism Development Coorporation (ITDC) selaku pihak pengelola KEK Mandalika bahwa akan ada 6.000 tenaga kerja dibutuhkan untuk diserap dalam proyek Super Prioritas di kawasan KEK Mandalika, satu hingga lima tahun ke depan.
“Yang kami belum mengerti dan menjadi pertanyaan besarnya, kualifikasi yang dibutuhkan ITDC. Sampai saat ini kami belum mengetahui, padahal lulusan BLKI Lotim siap menyediakan tenaga kerja sesuai jurusan yang dibutuhkan,” katanya sembari mengatakan siap duduk bersama ITDC berdiskusi membahas hal ini.
Mengenai adanya 6.000 tenaga kerja yang dibutuhkan dalam proyek Super Prioritas Mandalika, dibenarkan Ketua Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) NTB, Dewi Kartika Sari. Bagi Dewi, jumlah yang dirilis ITDC tersebut masih data mentah, alias belum jelas.
“Kami perlu informasi riil, berapa tenaga kerja yang dibutuhkan, apa saja jurusan dan kualifikasi sehingga bisa memediasi antara lembaga pelatihan, untuk link and match dengan dunia industri,” ujarnya.
Sementara itu, Kadisnakertrans NTB, Gede Putu Aryadi memaparkan ada informasi kelompok jenis kerja yang dibutuhkan ITDC untuk proyek Super Prioritas KEK Mandalika ini. Pemenuhan tenaga kerja ini adalah sebagai kesiapan menyambut berbagai event internasional di NTB. Dimana, ITDC menginformasikan 6.300 orang tenaga terampil yang ahli dibutuhkan. Hanya saja belum spesifik dalam memberikan informasi.
“Kita ingin mendapat gambaran riil. Karena di BLK juga sudah ada komitmen dengan dunia industri untuk bisa menyerap, juga lembaga pelatihan swasta,” ujarnya.
Malah, Gede Aryadi, memaparkan data sebanyak 10.700 lebih tenaga kerja terlatih dari BLK, baik pusat maupun daerah siap membackup pemenuhan tenaga kerja di ITDC.
Gede Aryadi berencana, Disnakertrans NTB secara rutin akan melaksanakan kegiatan rapat dan diskusi membahas ketenagakerjaan, guna menekan angka pengangguran dan melatih para purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) NTB agar lebih terampil dan mandiri.
Dalam diskusi itu, selain dari BLKI Lotim, hadir juga Ketua Mandalika Hotel Asosiation ( MHA), dan Ketua Indonesia Hotel General Manager Asosiation (IHGMA). (TN-red)





