Gubernur NTB Ingatkan Pengusaha Berkolaborasi dan Inovasi di Masa Pandemi

Lombok Barat, Talikanews.com – Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah mengingatkan kepada para pengusaha supaya berkolaborasi dan berinovasi untuk mengangkat lesunya ekonomi akibat pandemi Covid-19.
Gubernur menegaskan, ekonomi dan dunia usaha sedang lesu akibat bencana virus Covid 19 yang sedang melanda . Namun banyak juga pengusaha yang menemukan bisnis bisnis baru sehingga bisa bertahan bahkan sebagai pemenang.
“Di masa sulit, penting untuk tetap bersama sama dan saling membantu. Karena tidak sedikit juga pengusaha yang sukses dengan usaha baru yang sesuai tuntutan era pandemi,” ungkapnya saat silaturahmi bersama Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas), di Senggigi, Lombok Barat, Sabtu 29 Mei 2021.
Menurut Gubernur, kesulitan pengusaha saat ini yaitu menyelamatkan usaha dan karyawan yang bekerja. Dalam pasang surut dunia usaha, keduanya menjadi tantangan ketika sedang berada di puncak ataupun dalam kondisi buruk. Oleh karena itu pengelolaan keuangan yang baik sangat dibutuhkan. Sehingga perlu memanfaatkan situasi pandemi agar menjadi berkah dengan berinovasi menciptakan bisnis baru dengan selalu mempertahankan silaturahmi, kerjasama dan kolaborasi diantara komunitas pengusaha.
“Saya tetap percaya pandemi akan segera berlalu dan kita semua kembali berusaha seperti biasa,” yakinnya.
Sementara itu, Ketua Umum Japnas, I Made Aryanas mengakui, sebagai organisasi pengusaha yang baru, Japnas belum banyak berkembang di NTB. Sejak dibentuknya Japnas NTB pada April 2018 silam, kondisi akibat gempa dan pandemi menjadi tantangan dunia usaha NTB. Oleh sebab itu, kepengurusan Japnas NTB diberikan kelonggaran oleh induknya untuk menyelamatkan usaha masing masing.
“Japnas pusat sendiri baru berdiri 2015 lalu. Bencana gempa dan pandemi membuat tekanan jadi lebih tinggi sehingga organisasi berjalan lambat bahkan untuk menggelar silaturahmi”, ujar Aryanas.
Saat ini Japnas NTB beranggotakan 60 orang termasuk pengurus dan partisipan yang diketuai pengusaha jamu Nasrin H Mukhtar dari 20 pengurus wilayah Japnas se Indonesia.
Japnas merupakan organisasi pengusaha yang fokus pada business matching dan sinergitas termasuk membuat bisnis bisnis baru di era new normal. Salah satunya bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam pengembangan UKM. Berkolaborasi dengan MBlock, sebuah marketplace offline di Jakarta, Japnas mengajak UKM untuk peningkatan produktifitas dan branding untuk pasar nasional.
“Ya jadi salesman untuk UKM lah agar makin dikenal dan diperluas pemasarannya,” tutupnya (TN-red)





