Dirut Bank NTB Syariah berharap APH segera Tetapkan Tersangka dana Fraud

Mataram, Talikanews.com – Direktur Utama Bank NTB Syari’ah, Kukuh Rahardjo berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Polda, segera tetapkan tersangkut kasus dana Fraud yang mencapai Rp 10 Miliar.

“Sebenarnya kami juga berharap supaya Polda juga segera memproses dan menetapkan (status hukumnya). Karena memang kami Bank NTB Syari’ah bukan lembaga yang bisa menetapkan si Fulan (bukan nama sebenarnya, red) ini bersalah atau tidak. Yang bisa adalah APH,” harapnya.

Pihaknya mengungkapkan, sudah memberikan segala informasi kepada penyidik Polda NTB berkaitan raibnya uang nasabah puluhan miliar tersebut. Bahkan sejumlah pegawai yang berkaitan sudah memberikan keterangan. “Progresnya seperti itu,” ungkapnya Senin 3 Mei 2021 di Mataram.

Kukuh menjelaskan, saat ini status si Fulan atau yang menjadi perbincangan publik yakni oknum PS, saat sudah dinonaktifkan sebagai karyawan di Bank NTB Syari’ah, bukan dipecat.

Artinya, gaji tetap ditransfer ke rekening bersangkutan akan tetapi tidak bisa dicarikan karena ada beberapa syarat harus diselesaikan supaya gaji tersebut bisa tarik. Begitu halnya dengan fasilitas, tidak diberikannya lagi.

“Dalam proses klarifikasi kami sudah panggil yang bersangkutan sudah empat kali namun tidak pernah hadir, dihadiri oleh pihak keluarganya saja dan menyatakan yang bersangkutan sedang sakit,” katanya.

Intinya, sangat berharap APH segera menetapkan tersangkanya supaya publik mengetahui titik persoalan sebenarnya.

Hal itu dikatakan karena, selama beberapa tahun terakhir, Bank NTB Syariah ini memiliki prestasi yakni adanya kenaikan nilai Aset yang signifikan.

Dirut yang sudah melalang buana di dunia perbankan ini menuturkan, bahwa aset yang dimiliki oleh Bank NTB Syari’ah sudah mencapai hingga 11,4 triliun rupiah dari angka sebelumnya nilai aset hanya 7 triliun dan ini bisa perbaiki dalam kurun waktu 2,5 tahun.

“Ini menjadi satu kebanggaan bagi kita semua sebagai bank daerah, mampu menambahkan nilai aset,” ujarnya.

Sebelumnya, Bank NTB Syari’ah tidak pernah dilirik oleh para pihak untuk menanamkan sahamnya hanya fokus pada ASN saja, namun dua tahun terakhir ini sudah banyak para pengusaha yang memberikan kepercayaan dan menitipkan modalnya untuk dikelola.

“Alhamdulillah, kepercayaan itu yang terus kami jaga sehingga kami berusaha tingkatkan kualitas SDM, serta pelayanan,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button