Diterjang Ombak, Dermaga Apung Kuta Lombok Teputus

Lombok Tengah Talikanews.com – Dermaga Apung yang berada di Pantai Kuta Desa Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah, yang merupakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, tahun 2017 sebesar Rp 4,6 miliar terputus saat diterjang ombak, Sabtu 1 Mei 2021.

Kepala Dinas Perhubungan Lombok Tengah, H Supardan Kenah membenarkan adannya kerusakan dermaga apung yang berada di Desa Kuta itu.

Pihaknya mengetahui hal itu melalui salah seorang warga yang mengirimkan poto darmaga apung dalam kondisi terputus.

“Kami terima informasi dari salah seorang warga melalui WhatsApp bahwa dermaga apung itu terputus saat diterjang ombak,” ungkapnya Sabtu 1 Mei 2021.

Supardan berencana akan meninjau darmaga apung itu untuk memastikan sejauh mana kerusakannya dan mungkin akan diperbaikinya.

“Rencana besok (Minggu) kami akan turun lihat kondisi kerusakan,” kata dia.

Untuk diketahui, proyek dermaga apung itu dari kementerian desa itu sebanyak dua paket, total anggaran sebesar Rp 7 Miliar lebih, terdiri dari dermaga apung di Pantai Selong Belanak Kecamatan Praya Barat sekitar Rp 2,7 miliar dan dermaga apung yang berada di Desa Kuta Kecamatan Pujut dengan anggaran sekitar Rp 4,6 miliar.

Proyek dermaga apung itu sempat menjadi perhatian bahkan masuk proses penyelidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB.

Ketika itu, jaksa penyelidik masih berupaya mengumpulkan bukti dan keterangan saksi hingga tahun 2019. Kalaupun awalnya ditangani Kejari Lombok Tengah.

Penyelidikan terhadap kasusnya saat itu, terkait spesifikasi pengadaan yang diduga di mark up atau digelembungkan anggarannya. Namun dalam perjalanan penyelidikan, sempat mengalami penundaan karena pengawas internal pemerintah (APIP) atau Inspektorat Lombok Tengah turun melakukan pemeriksaan.

Informasi yang dihimpun talikanews.com, anggaran proyek dermaga apung Kuta ini dikerjakan Dinas Perhubungan, dengan pemenang proyek PT Anugrah Manggala Mataram. (TN-03)

Related Articles

Back to top button