Bertemu Dr Zul, AHY: ke NTB untuk Konsolidasi Soliditas Kader Partai Demokrat

Mataram, Talikanews.com – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah, di Pendopo Gubernur, jalan Pejanggik Mataram, Rabu 28 April 2021.

Kedatangan AHY ini untuk sambung silaturahim, sekaligus menyapa kader PD di NTB, kemudian bertemu Masyarakat dan para tokoh Alim Ulama.

Selain itu, malamnya akan menggelar rapat konsolidasi internal, membangun soliditas para Kader PD di NTB.

“Saya baru mendarat di Lombok, berangkat dari Kupang, yang sebelumnya dari Palu, Banjarmasin dan pertama dari Aceh dalam rangka Safari Ramadhan,” ungkapnya, di dampingi Dr Zulkieflimansyah dan TGH Mahalli Fikri.

AHY menuturkan, saat tiba di Lombok, dijemput Gubernur, padahal Gubernur sedang sibuk. Padahal lanjutnya, Dr Zul merupakan tokoh inspiratif, sehingga dirinya berdiskusi tentang isu di tanah air, bagaimana atasi pandemi, kemudian pulihkan ekonomi, dan bicara bagaiman selamatkan demokrasi.

“Semoga Gubernur sukses membangun NTB dalam memajukan kebijakan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat,” kata dia.

Disinggung apakah ada pembahasan terkait wacana mengusung Dr Zul menjadi Presiden atau Wapres? AHY mengaku, kalau bertemu dengan tokoh politik itu hanya bertukar gagasan sesuatu hal yang baik sangat diperlukan, apalagi dari berbagai latarbelakang politik.

“Terlalu jauh kalau bicara politik, tapi perlu juga sih sebagai kultur politik yang baik, mudahan hal seperti ini bisa terjadi dengan politisi lainnya,” ujar dia.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah menegaskan, di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu tidak pernah ada tradisi saling menonjolkan diri, namun harus sering silaturahmi supaya elektabilitas menonjol.

Disinggung pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhoyono? Dr Zul mengaku kenal SBY itu sudah lama sebelum jadi presiden, hanya karena pandemi Covid-19 sehingga berkurang.

Bukannya koalisi PKS – Demokrat sempat mesra zaman SBY sebagai presiden, apakah ada peluang koalisi? Semua ada kesempatan, saat ini masih cair, nanti akan ditentukan oleh aturan main karena Pemilu Legislatif bersamaan dengan Pilpres, pasti ada dampak elektoral.

“AHY akan maju jadi Capres, begitu juga di PKS, namun siapa orangnya akan ditentukan partai. Semua punya peluang yang sama. Sebagai bakal calon itu bukan suatu hal luar biasa tapi sesuatu yang biasa,” (TN-red)

Related Articles

Back to top button