Muzihir Dipilih jadi Ketua DPW PPP NTB, SK Tinggal Distempel

Mataram, Talikanews.com – Musyawarah Wilayah (Nuswil) ke VII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nusa Tenggara Barat, mulai tanggal 7 sampai 8 April 2021, di Mataram, memunculkan H Muzihir sebagai Ketua DPW.

Dari 10 Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Sembilan DPC mendukung H Muzihir sebagai ketua DPW. Sehingga, SK H Muzihir sebagai ketua DPW PPP NTB periode 2021-2026 tinggal distempel oleh DPP PPP.

Wakil Ketua Bidang Strategi Pemenangan Pemilu DPP PPP, Hj Wartiah menyampaikan, pada Muswil yang dilaksanakan itu, H Muzihir telah dipilih oleh Sembilan DPC dari 10 DPC yang ada di NTB.

Wartiah menjelaskan, aklamasi itu dilakukan karena pada Muswil itu tidak ada calon, sehingga komposisi berlaku musyawarah mufakat. Dalam pemandangan umum itu, dari 10 ketua DPC, sembilan diantaranya memilih H Muzihir.

Adapun komposisi empat formatur, dari perwakilan DPW PPP NTB yakni H Muzihir, alasannya disepakati peserta Muswil pilih Muzihir sebagai ketua DPW. Sedangkan tiga lainnya yakni perwakilan dari Pulau Lombok, H Fahrurrozi, merupakan ketua DPC PPP Lotim, selanjutnya Amiruddin Embeng ketua DPC PPP KSB, keterwakilan perempuan Nurhayati ketua DPC PPP Kabupaten Bima dan Satu dari DPP PPP.

“Empat orang ini yang berhak usung komposisi kepengurusan, sedangkan ex officio adalah DPP. Kemarin itu hanya mendukung ketua wilayah saja, belum mengarah kepengurusan dan hampir 100 persen memilih H Muzihir sebagai ketua DPW,” ungkapnya, Kamis 8 April 2021.

Wartiah menambahkan, ketua DPW PPP NTB, itu sudah final H Muzihir, kalau pun tidak rapat formatur, tidak mungkin H Muzihir tidak memilih dirinya karena masuk tim formatur.

“Saran untuk jabatan sekretaris, dikembalikan ke tim Formatur,” kata dia.

Sementara itu, Ketua DPW PPP NTB terpilih , H Muzihir dikonfirmasi untuk jabatan Wakil Ketua, Sekretaris dan Bendahara, menegaskan akan dibahas dalam waktu dekat bersama tim formatur.

Wakil Ketua DPRD NTB ini pun menyebut nama calon Sekretaris DPW PPP NTB, antara M Akri, kemudian Yas Arman Prayatna dan bisa juga Sirajuddin.

Yang jelas lanjut H Muzihir, dirinya akan membesarkan PPP dari pengalaman pribadi akan turun ke semua DPC untuk kampanye.

Hal ini dilakukan karena, membesarkan partai, tidak cukup pada hari H alias tidak ada artinya, disebabkan saat itu semua orang sedang punya uang. Sehingga, kesempatan kampanye mulai dari sekarang dan manfaatkan moment silaturahmi.

“Target minimal Delapan kursi di DPRD NTB, maksimal 12 kursi. Namun, terhadap calon dewan, ada persyaratan umum dan khusus harus dipenuhi,” tutupnya (TN-red)

Related Articles

Back to top button