Kejari Loteng akan Periksa Mundur Dugaan Tindak Pidana Korupsi di Desa Jago

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kejaksaan Negeri Lombok Tengah terus menggali sejumlah dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan masyarakat seperti halnya dugaan penyalah gunaan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) masuk juga Desa Jago, Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah.

Adanya laporan dugaan tindak pidana korupsi yang diterima Kejaksaan Negeri Loteng nilainya bervariasi mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah yankni di Lima desa diantaranya Desa Jago, Kecamatan Praya, Desa Penujak, Desa Kateng, Desa Bonder, dan Desa Sepakek Pringgarata

Kasi Intel Kejari Loteng Catur Hidayat Putra mengatakan, sejauh ini pihaknya sedang melakukan pendalaman dengan meminta bantuan pihak Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dalam hal ini Inspektorat Loteng untuk dilakukan Audit Khusus (Auditsus) terhadap beberapa desa yang di adukan warganya.

“Dari 5 desa yang di audit inspektorat hanya Desa Jago yang sudah keluar hasilnya yang 4 desa masih kita tunggu hasil pemeriksaannya,” ujarnya. Senin 5 April 2021.

Catur menjelaskan hasil pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat terhadap Desa Jago dalam laporan dugaan penyalahgunaan DD dan ADD tahun 2019 tidak ditemukan ada pelanggaran atau tindakan pidana korupsi. Namun, dirinya akan mengupas tahun sebelumnya.

“Ia kalau tahun 2019 menurut inspektorat tidak ada temuan, namun tahun sebelumnya akan kita diperiksa Mundur,” terangnya.

Namun lanjut Catur pihaknya tidak cukup hanya memeriksa laporan pada tahun 2019 saja, akan tetapi pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap DD dan ADD di bawah tahun 2019 sampai tahun 2015

“Kita tidak berhenti sampai disitu saja makanya kami sekarang sedang meriksa mundur ke tahun 2018 ke 2015 sesuai laporan yang di adukan masyarakat,” tutup Catur. (TN-03)

Related Articles

Back to top button