Terjadi Kecelakaan Beruntun di Jurang Jaler Loteng, Satu Pengendara Meninggal di Tempat

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kecelakaan beruntun yang terjadi di Desa Jurang Jaler Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah yang melibatkan sejumlah kendaraan seperti Empat truk tronton, satu Minibus dan satu sepeda motor. Kecelakaan itu membuat satu orang meninggal di tempat.

Kapolres Lombok Tengah AKPB Esty Setyo Nugroho membenarkan adanya kecelakaan beruntun yang terjadi di Desa Jurang Jaler yang mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia.

“Iya benar ada kecelakaan beruntun di jalur Biao – Kopang, lebih tepatnya di Desa Jurang Jaler Kecamatan Praya Tengah,” ujar Esty. Senin 22 Maret 2021.

AKBP Esty Setyo Nugroho menuturkan kronologi kejadian kecelakaan beruntun itu, sekitar pukul 16.00 wita, 4 unit kendaraan tronton dengan membawa alat berat melintas dengan pengawalan petugas dari unit patwal sat lantas Polres Loteng di jalan raya Desa Jurang Jaler Kecamatan Praya Tengah dari arah utara menuju selatan.

Sesampainya di TKP Dusun Jurang Jaler Desa Jurang Jaler tepatnya dibawah tanjakan Jurang Jaler, kendaraan tronton Nopol B 9625 UEI mengalami pecah ban, sehingga iringan mobil tersebut berhenti dan parkir disebelah kiri jalan menghadap selatan.

Sementara didepannya terparkir kendaraan tronton Nopol L 9939 UX, selanjutnya seorang kenek dari kendaraan tronton tersebut, melakukan perbaikan/pergantian ban yang pecah dengan alat dongkrak dibawah kolong sebelah kanan kendaraan tersebut.

Selang beberapa lama tiba-tiba dari arah utara atau atas tanjakan datang mobil puso Nopol EA 8738 A dengan kecepatan tinggi yang diduga mengalami rem blong berusaha menghindari kendaraan tronton yang sedang mengalami perbaikan tersebut dengan mengambil haluan kanan, namun menabrak sisi kanan dari kedua kendaraan tronton tersebut.

“Setelah menabrak kendaraan tronton, laju kendaraan puso tersebut masih belum terkendali sehingga kembali menabrak mobil xenia nopol DR 1227 SA yang sedang berhenti untuk menunggu giliran lewat ke arah utara karena adanya perbaikan kendaraan tronton tersebut,” ujar Esty.

Mobil Xenia tersebut sempat terguling dan menyerempet sepeda motor N Max. Setelah menabrak mobil xenia tersebut, laju puso yang diduga mengalami rem blong tersebut berhenti di sekitar 100 meter dari kendaraan tronton.

“Akibat kejadian tersebut 1 orang korban meninggal dunia di TKP yakni kernet dari kendaraan tronton yang sedang mengalami perbaikan tersebut, diduga korban terkena badan puso ketika tabrakan,” ujarnya

Sementara pengemudi mobil xenia dan penumpang serta pengendara sepeda motor NMax mengalami luka-luka. Selanjutnya para korban di bawa ke RSUD Praya guna dilakukan tindakan medis.

Adapun identitas kendaraan serta korban Kendaraan puso Tronton Nopol L 9939 UX, pengemudi Heru Purwantoro (47) alamat Kampung Sukomulyo Baru Kecamatab Sukomanggung Kota Surabaya. Kendaraan Puso Tronton Nopol B 9625 UEI, Pengemudi Yoyo Purwito (46) alamat Dusun Keramat Kecamatan Nganjuk Kabupaten Nganjuk Selatan Surabaya dengan Kernet Wawan, (40).

Kendaraan truk puso Nopol EA 8738 A pengemudi Dedi haryadi (30) alamat Desa Baru Talan Kecamatan Moyo utara Kabupaten Sumbawa besar.

Kendaraan mobil xenia Nopol DR 1227 SA di kendarai Adrian Sukamardani (35) alamat Dusun Prako Desa Loang Maka Kecamatan Janapria Kabupaten Loteng dengan penumpang Eka Wiwi (32), Azauji (8) , Asirah (4).

Sementara kendaraan sepeda motor Yamaha N Max, di kendarai Santi Mumbasari (34) alamat Meteng Kecamatan Praya Kabupaten Loteng. (TN-03)

Related Articles

Back to top button