Ari Garmono : Anggaran di BPPD Kecil dan Tidak akan Cukup untuk Menggajinya

Lombok Tengah, Talikanews.com – Kisruh penunjukan Ari Garmono sebagai ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB terus berkepanjangan. Namun, bagi Ari Garmono, telah mengantongi kartu truf terhadap orang-orang yang melakukan penolakan tersebut.

Disela-sela acara diskusi tentang pariwisata yang berlangsung di Grand Royal BIL Hotel, Senin 22 Maret 2021, Ari Garmono mengaku jadi tim sukses saat Pilgub 2018 dan nyatakan ada sesuatu dibalik aksi sejumlah orang yang menolak dirinya sebagai Ketua BPPD NTB.

Ketika disinggung lagi terkait ada sesuatu dibalik aksi sejumlah orang yang menolak dirinya sebagai Ketua BPPD NTB. Ari Garmono enggan menceritakan lebih jauh.

“Maaf saya tidak bisa menyampaikan hal itu disini,”katanya.

Akan tetapi lanjutnya, jika hal itu dibutuhkan, maka dirinya akan mengungkapkan semuanya bahwa aksi penolakannya tersebut tidak murni.

“Saya tahu berapa jumlah anggaran di BPPD, sangat kecil dan tidak akan mampu menggaji kami. Selain itu kami tidak tahu apakah akan digaji atau tidak di BPPD ini,” kata dia.

Ari Garmono menceritakan latar belakangnya terlebih di dunia pariwisata,. Berawal dari membuat katalog pariwisata. Saat itu, tepatnya tahun 2012 sejumlah Destinasi air terjun di Lombok belum tereksplore sehingga dirinya mencoba eksplore tahun 2012. Tahun 2014 dirinya justru mendapat penghargaan pertama di dunia pariwisata.

“Setelah mendapatkan penghargaan itu, saya aktif memberikan pendampingan dan pelatihan di Santong, Perian, Tetep Batu, Mekar Sari Suela Lotim dan banyak lagi, saya lupa,” cetusnya.

Dia juga mengaku pernah punya usaha travel tapi sekarang vacum. Tidak hanya itu saja, dirinya juga pernah masuk jadi tim prioritas pembangunan bidang pariwisata 2019-2020. Buat buat aplikasi pariwisata.

Dirinya akan fokus untuk memajukan pariwisata. Mengenai dirinya menjadi pegawai di Kantor Pos, hanya manejemen waktu saja karena sedang proses mengajukan izin cuti. “Yang tidak boleh dobel jabatan itu yakni, jabatan politik dan pemerintahan,” ketusnya.

Ari Garmono tidak menampik sebagai tim sukses saat Pilgub yang dimenangkan oleh Dr Zulkieflimansyah – Hj Sitti Rohmi Djalilah.

“Iya saya membantu Dr Zul karena cerdas dan banyak kelebihan. Tapi bukan karena itu saya dipilih jadi ketua BPPD,” tutupnya.

Ari Garmono juga heran kenapa mereka melakukan aksi demo, padahal sudah menawarkan untuk berkolaborasi. Namun, dirinya mengantongi kartu truf terhadap yang melakukan aksi demo.

Kedepan, ia percepat mengajukan proposal anggaran untuk BPPD dan akan interview dengan unsur pelaksana, setelah itu bertemu dengan beberapa kepala daerah sekaligus akan dikembangkan 99 desa wisata yang sudah di SK kan pak Gubernur. (TN-red)

Related Articles

Back to top button