Warga Mandi di Jalan Berlubang 30 Meter Persegi, Dinas PUPR Provinsi NTB Turun Survey

Mataram, Talikanews.com – Adanya sindiran dari pegiat sosial Johan Hadi, alias Amaq Ohan, yang mandi di ruas jalan provinsi berlubang dan digenangi air di perapatan kampus IPDN NTB, menuju pasar Renteng, Praya. Mendapat respon Dinas PUPR Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas PUPR Provinsi NTB, H Sahdan membenarkan ada lubang jalan sehingga air terjebak pada lubang sekitar 30 meter persegi.

“Iya, memang benar jalan di perapatan kampus IPDN berlubang sekitar 30 meter dan berisi air,” ungkapnya, Selasa 16 Maret 2021.

Dia mengatakan, mendengar informasi tersebut, tadi siang (Selasa,red) sudah langsung disurvey oleh tim Dinas PUPR.

“Sudah disurvey sama teman-teman insyaallah segera ditangani. Tks 🙏,” kata dia.

Sebelumnya, menunjukan kebahagiaan karena baru pertama kali bisa mandi di tengah jalan berlubang dipenuhi air dan berkeramas ditengah jalan. Tidak hanya itu, Amaq Ohan sambil memancing ikan dilengkapi payung supaya tidak terkena pancaran matahari.

“Kondisi ini sangat disayangkan dan ini bentuk protes kepada pemerintah yang tak kunjung memperhatikan jalan perekenomian masyarakat Loteng ini,” cetusnya Selasa 16 Maret 2021, sekitar pukul 10.00 Wita.

Amaq Ohan menjelaskan, ruas jalan Provinsi yang rusak dan berlubang ini mengganggu kelancaran akses perekonomian dan pendidikan masyarakat.

Terlebih, jalur tersebut merupakan jalur pemerintahan dan pendidikan, didepan itu ada Poltekpar Lombok, IPDN NTB dan Kantor Bupati Lombok Tengah.

“Jelas ini sangat mengganggu, mengingat udah sering kejadian pengguna jalan jatuh ketika berkendara disini terlebih ketika air tergenang dan menutupi lubang. Salah satu korban adalah teman saya sendiri,” kata dia.

Dia berharap, selaku masyarakat semoga jalan tersebut cepat di perbaiki. “Sudah bertahun-tahun kondisi jalan berlubang ini dibiarkan. Padahal akses perekonomian dan pemerintahan,” tutupnya. (TN-red)

Related Articles

Back to top button